Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jelang Pemilu 2024, Alek PKS: Jangan Jualan Politik Identitas

Dexpert CorpDexpert Corp11 April 2023 Politik
Harun Ar Rasyid, Anggota DPRD Kaltim fraksi PKS
Harun Ar Rasyid, Anggota DPRD Kaltim fraksi PKS
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim Harun Ar Rasyid angkat bicara soal fenomena politik identitas dalam pemilu 2024. Menurutnya, perlu penjelasan lebih lanjut untuk memaknai isu politik identitas.

“Ya yang harus dijelaskan apa sih yang dimaksud dengan politik identitas. Apakah politik ber-Pancasila, NKRI bukan identitas? Itu yang harus dijelaskan. Jadi jangan salah tafsir,” ungkap Harun kepada media ini di Gedung DPRD Kaltim, Senin (10/4/2023).

Ia menyoroti soal pandangan yang menghendaki politik tanpa mengungkit soal identitas. Menurutnya, semua aspek kehidupan pasti memiliki unsur identitas.

“Kita ini Islam, masak mengaku Islam tidak boleh?,” ucapnya.Justru Harun mengkhawatirkan jika satu pihak berpolitik dengan memanfaatkan isu identitas yang palsu.

Ia menegaskan, hal itu harus disingkirkan. Ia juga menambahkan, dalam berpolitik harus sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

“Politik kita harus sesuai dengan Pancasila, sesuai dengan UUD dan NKRI. Jadi yang penting adalah taati konstitusi, UUD, Pancasila, dan berguna bagi masyarakat,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa partainya tak ingin ada lagi gesekan dan polarisasi politik identitas pada pelaksanaan pemilu 2024 mendatang. Ia menyatakan PKS menginginkan agar semua pihak bisa meminimalkan perpecahan dalam pemilu.

“Kami berharap perpecahan dapat diminimalisir dalam pemilu 2024 mendatang,” tandasnya.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSeno Aji Minta Pemprov Kaltim Tambah Bankeu untuk Kukar
Next Article Sarkowi: Titik Reses DPRD Kaltim akan Ditambah

Informasi lainnya

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025
Paling Sering Dibaca

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Jejak Warisan dan Peluang di Desa Krampon

Editorial Udex Mundzir

Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!

Daily Tips Assyifa

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.