Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

Alfi SalamahAlfi Salamah23 Desember 2025 Lingkungan
Kebun Mini di Rumah
Kebun mini yang cocok di rumah (.pntrs)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tren berkebun kini bergerak ke arah yang lebih praktis dan cepat. Di tengah keterbatasan ruang dan waktu, hadir konsep kebun mini super kilat yang memanfaatkan budidaya microgreens untuk panen dalam hitungan hari. Inovasi ini membuka peluang bagi siapa saja yang ingin menikmati sayuran segar lebih cepat, tanpa perlu memiliki halaman luas maupun kemampuan berkebun tingkat tinggi.

Fenomena microgreens berkembang pesat dalam dua tahun terakhir. Banyak warga urban mulai meliriknya sebagai solusi pemenuhan pangan sehat di lingkungan rumah. Sayuran mini ini dipanen pada usia sangat muda, sekitar 7–14 hari setelah semai. Kandungan gizinya bahkan diketahui lebih berlimpah daripada sayuran dewasa. Tren ini semakin menguat karena prosesnya mudah, minim perawatan, dan bisa dikelola di ruang sempit seperti dapur, balkon, atau sudut jendela.

7 Jenis Microgreens yang Siap Panen dalam 10 Hari

1. Microgreens Arugula

Arugula dikenal dengan rasa pedas ringan dan sedikit pahit. Sebagai microgreen, tanaman ini tumbuh sangat cepat dan cocok untuk pemula. Benih arugula dapat ditanam di media tanah gembur atau cocopeat. Dalam waktu 10–14 hari, daun mungil setinggi 8 cm sudah siap dipanen. Arugula juga efisien dari segi biaya karena benihnya murah dan perawatannya mudah.

2. Microgreens Bayam

Bayam merupakan sayuran kaya nutrisi yang jauh lebih cepat panen bila dibudidayakan sebagai microgreen. Dalam rentang 7–14 hari, bayam mini sudah dapat dipetik. Rasanya lebih lembut dibanding bayam dewasa dan cocok untuk salad sehat. Media tanam yang baik adalah tanah organik dengan drainase lancar. Benih hanya perlu ditabur merata, lalu ditutup tipis agar proses perkecambahan stabil.

3. Microgreens Kangkung

Kangkung termasuk sayuran yang sangat mudah tumbuh. Saat dipanen sebagai microgreen, pertumbuhannya hanya memakan waktu 7–14 hari. Keunggulan kangkung terletak pada daya adaptasinya yang tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Untuk hasil optimal, tanaman ini membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam setiap hari. Teksturnya renyah dan rasa segarnya cocok sebagai tambahan masakan atau garnish.

4. Microgreens Selada

Selada sering menjadi primadona salad, dan sebagai microgreen ia tumbuh cepat dalam 7–14 hari. Daunnya menawarkan rasa manis ringan dan tampilan segar. Media tanam yang kaya nutrisi serta penyiraman teratur menjadi kunci pertumbuhan selada mini. Ketika kelembaban tidak terjaga, selada mudah mengalami bolting, sehingga perawatan rutin sangat dibutuhkan.

5. Microgreens Pakcoy

Pakcoy memiliki karakter lembut dengan sedikit pahit yang khas. Ketika dibudidayakan sebagai microgreen, sayuran ini dapat dipanen dalam rentang waktu singkat, yaitu sekitar 7–14 hari. Media tanam steril sangat dianjurkan agar bibit tidak rentan penyakit. Pakcoy mini sering dimanfaatkan sebagai pelengkap sup, tumisan, atau topping hidangan Asia.

6. Microgreens Daun Ketumbar

Daun ketumbar menawarkan aroma kuat yang semakin intens ketika dipanen sebagai microgreen. Pertumbuhannya berlangsung cepat dalam 7–14 hari. Bibit ketumbar cukup ditaburkan di atas media lembap kemudian diletakkan pada area dengan cahaya cukup. Tanaman ini cocok untuk penyedap alami berbagai masakan, mulai dari sup hingga sambal.

7. Microgreens Lobak

Lobak memiliki cita rasa pedas segar yang menjadi ciri khasnya. Sebagai microgreen, ia termasuk yang paling cepat tumbuh. Dalam waktu 7–14 hari, daun kecilnya langsung siap panen. Media tanamnya fleksibel, mulai dari rockwool hingga cocopeat. Penyiraman menggunakan sprayer halus membantu menjaga kelembaban tanpa merusak tunas yang rapuh.

Manfaat dan Potensi Microgreens untuk Kehidupan Sehari-hari

Microgreens bukan sekadar tren, tetapi solusi gaya hidup sehat yang mudah diterapkan. Kandungan vitamin, mineral, serta betakaroten yang tinggi membuatnya menjadi tambahan nutrisi ideal untuk menu harian. Ukurannya yang kecil tidak mengurangi manfaatnya; justru konsentrasi nutrisinya lebih padat dibanding sayuran dewasa.

Bagi Anda yang tinggal di apartemen atau rumah tanpa halaman, microgreens membuka peluang bercocok tanam tanpa hambatan. Wadah dangkal seperti tray plastik bekas, kotak kue, atau pot kecil sudah cukup. Dengan sedikit cahaya matahari dan penyiraman berkala, Anda dapat menikmati panen mini setiap minggu.

Hobi yang Menyenangkan

Selain itu, microgreens juga dapat menjadi hobi baru yang menyenangkan. Proses menunggu kecambah tumbuh memberi pengalaman terapeutik, membantu mengurangi stres, dan memberikan kepuasan tersendiri saat daun pertama muncul. Tren ini juga digemari pelaku kuliner yang ingin menghadirkan tampilan dan rasa lebih kaya pada hidangan mereka.

Hadirnya tujuh jenis sayuran cepat panen ini memberikan banyak opsi bagi siapa pun yang ingin memulai kebun mini super kilat. Tanpa peralatan rumit atau keahlian khusus, Anda dapat menciptakan ruang hijau kecil yang bermanfaat di rumah. Microgreens menjadi pilihan tepat untuk hidup lebih sehat, hemat, dan berkelanjutan.

Green House Kebun Mini Manfaat Sayuran Microgreens
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article5 Kota Dingin di Jawa Timur yang Cocok untuk Liburan
Next Article BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Menjelang Nataru

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025

Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

16 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu

Islami Assyifa

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka

Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.