Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kementan Tegaskan Sapi Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan sapi kurban dalam negeri menjelang Idul Adha 1446 H berada dalam kondisi aman dari ancaman penyakit mulut dan kuku (PMK).
ErickaEricka24 Mei 2025 Nasional
Kesiapan Sapi Kurban Aman dari PMK Jelang Idul Adha
Ilustrasi Kesiapan Sapi Kurban Aman dari PMK Jelang Idul Adha (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa pasokan sapi dalam negeri menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H dipastikan aman dari gangguan penyakit mulut dan kuku (PMK). Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, seusai menghadiri agenda koordinasi di Kantor Kemenko Pangan pada Jumat (23/5/2025).

Sudaryono menjelaskan bahwa PMK saat ini sudah berhasil ditekan secara signifikan melalui berbagai upaya vaksinasi dan pengawasan intensif. Pemerintah juga telah menyiapkan sekitar 4 juta dosis vaksin PMK sebagai langkah pencegahan. Ia menilai kondisi ini membuat distribusi dan ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban akan berjalan lancar tanpa hambatan kesehatan hewan.

“Masih lama (Idul Adha 2025), aman (stok). PMK sudah landai, kami sudah menekan PMK, enggak ada masalah,” ujar Sudaryono saat diwawancarai awak media.

Ia menambahkan bahwa harga vaksin PMK yang terjangkau, hanya sekitar Rp25.000 per dosis, menjadi insentif bagi para peternak untuk melakukan vaksinasi secara mandiri. Biaya tersebut dinilai sebanding dengan nilai ekonomi ternak yang harus dijaga.

Selain itu, pengawasan kesehatan ternak terus diperketat. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Agung Suganda, menekankan bahwa pemerintah akan mengontrol ketat mobilitas hewan kurban antardaerah untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis (PHMS) dan zoonosis.

“Kebutuhan hewan kurban yang meningkat signifikan turut memicu tingginya mobilisasi ternak antarwilayah. Jika tidak diantisipasi serius, hal ini dapat membuka celah masuknya penyakit seperti PMK, LSD, hingga Anthrax,” kata Agung dalam keterangannya pada Rabu (7/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa salah satu langkah mitigasi yang diwajibkan adalah vaksinasi PMK di sekitar titik penjualan ternak dalam radius minimal tiga kilometer, dan harus dilakukan maksimal enam bulan sebelum hari penyembelihan.

Kementan memperkirakan kebutuhan nasional hewan kurban tahun ini mencapai 2.074.269 ekor, terdiri dari sapi, kambing, dan domba. Angka ini meningkat sekitar 1,98 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, ketersediaan ternak secara nasional mencapai 3.217.397 ekor, menghasilkan surplus sekitar 1,14 juta ekor.

Dengan kelebihan stok dan upaya pengendalian PMK yang konsisten, pemerintah optimistis distribusi dan pemotongan hewan kurban akan berlangsung aman dan tertib.

Idul Adha 2025 Kementerian Pertanian Kesehatan Ternak PMK Vaksinasi Hewan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRevisi Dam: Ibadah atau Administrasi?
Next Article AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN

Daily Tips Udex Mundzir

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat

Gagasan Assyifa

Kehidupan di Jepang, Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Travel Alfi Salamah

Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi