Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kementerian PKP Siapkan Skema FLPP untuk Rumah Susun

Program FLPP khusus rusun ditargetkan memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan.
ErickaEricka16 Juni 2025 Ekonomi
rumah susun subsidi
Rumah susun subsidi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) saat ini sedang menyusun kebijakan baru terkait penerapan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah susun subsidi. Regulasi ini tengah digodok sebagai bagian dari upaya untuk memperluas skema pembiayaan rumah subsidi yang selama ini lebih dominan diterapkan pada rumah tapak.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengatakan bahwa mekanisme FLPP untuk rumah susun sebenarnya sudah ada, namun belum berjalan optimal. Karena itu, diperlukan penyesuaian baik dari sisi teknis maupun kebijakan agar penerapannya lebih tepat sasaran.

“Saat ini kami juga sedang menggodok regulasi untuk FLPP khusus untuk rusun,” ujar Sri Haryati dalam pernyataan resminya, Senin (16/6/2025).

Ia menambahkan bahwa pengembangan hunian vertikal seperti rusun menjadi kebutuhan mendesak di kota-kota besar, mengingat keterbatasan lahan. Namun, harga per meter persegi rusun dan skema pembiayaannya masih menjadi tantangan yang harus diatasi dengan regulasi yang lebih fleksibel.

Menurut Sri, perbedaan karakteristik antara rumah susun dan rumah tapak menuntut perlakuan regulatif yang berbeda, termasuk dari sisi harga jual dan struktur pembiayaan. Oleh karena itu, kementerian tengah melakukan kajian teknis dan akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendapatkan masukan.

Pemerintah menilai skema FLPP memiliki peran strategis dalam mewujudkan program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dengan memberikan dukungan pembiayaan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), FLPP dinilai mampu meningkatkan akses terhadap rumah layak huni dengan cicilan yang terjangkau.

Program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor properti dan penciptaan lapangan kerja, sekaligus memperkuat aspek sosial dengan meningkatkan kualitas permukiman di perkotaan.

Kementerian PKP menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan regulasi FLPP khusus rusun secepatnya agar dapat segera diimplementasikan. Dengan begitu, keberpihakan pemerintah terhadap MBR dapat diperluas tidak hanya pada rumah tapak tetapi juga pada hunian vertikal yang lebih sesuai dengan dinamika perkotaan.

FLPP Rumah Susun Kementerian PKP Perumahan MBR Program 3 Juta Rumah Subsidi Rumah Vertikal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePremi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
Next Article Presiden Prabowo Ambil Alih Keputusan Sengketa Pulau Aceh-Sumut

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva

Keberkahan Jamaah Haji Merasa Senang Dekat Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 

Argumen Alwi Ahmad

Bank Mandiri Berkolaborasi Ciptakan Smart Financing untuk UKM

Bisnis Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.