Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius

Kemnaker tekankan pentingnya perencanaan matang dalam penyelenggaraan bursa kerja massal.
ErickaEricka1 Juni 2025 Ekonomi
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Cikarang – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau agar penyelenggaraan bursa kerja (job fair) dilakukan secara terencana dan tertib menyusul insiden kericuhan dalam acara job fair di Gedung Convention Center Presiden University, Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (27/5/2025).

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyatakan bahwa dinamika ketenagakerjaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lapangan kerja. Menurutnya, persoalan lain seperti perencanaan teknis dalam kegiatan pencari kerja juga krusial.

“Penting untuk dipahami bahwa dinamika ketenagakerjaan saat ini tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah lapangan kerja,” ujar Sunardi di Jakarta, Ahad (1/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah sektor seperti teknologi digital, ekonomi kreatif, logistik, dan layanan kesehatan menunjukkan pertumbuhan positif, termasuk munculnya potensi pada sektor green jobs dan gig economy.

Berdasarkan data BPS Februari 2025, angkatan kerja Indonesia mencapai lebih dari 149 juta orang, naik sekitar dua juta dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar adalah lulusan baru dari tingkat SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Tingginya antusiasme terhadap job fair disebabkan oleh banyaknya pencari kerja baru maupun masyarakat yang terdampak PHK. Namun, kericuhan yang terjadi di Cikarang menjadi peringatan penting bagi pihak penyelenggara.

“Job fair merupakan salah satu bentuk fasilitasi pemerintah dalam mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan penyedia lapangan kerja di satu tempat. Oleh karena itu, tentu penyelenggaraannya harus dirancang secara baik dan tertib,” jelas Sunardi.

Kericuhan terjadi saat sejumlah pencari kerja berebut gambar QR code untuk proses pendaftaran. Insiden ini menyebabkan beberapa orang jatuh dan pingsan akibat berdesakan dalam kerumunan.

Saksi mata bernama Ridwan Rahmat menyebutkan bahwa penyelenggara tidak siap mengelola massa besar. Ia menilai job fair seharusnya disebar di beberapa lokasi untuk menghindari penumpukan peserta di satu titik.

Sebagai solusi, Kemnaker menyarankan penyelenggara untuk memperhatikan aspek teknis seperti pengaturan alur pengunjung, sistem antrean, area parkir, pos kesehatan, serta sistem pendaftaran daring untuk mengontrol jumlah peserta.

Dengan perencanaan yang matang, job fair diharapkan dapat menjadi jembatan efektif antara pencari kerja dan perusahaan tanpa menimbulkan kericuhan atau gangguan keamanan.

Bursa Kerja Indonesia Job Fair Cikarang Kemnaker Ketenagakerjaan 2025 Pencari Kerja
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Panjang Usai, Kursi Kereta Api Nyaris Terisi Penuh
Next Article Event Mancing di Maluhu Dongkrak UMKM dan Ekowisata

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa

Ketika Putra Mahkota Solo ‘Menyesal’ Bergabung dengan Republik

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Tips Anti Baper Saat Lihat Pasangan Halal Muda

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.