Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lawan ‘Gaptek’, Debby Dafilah Bimbing UMKM Cisayong Percaya Diri Jualan di TikTok Live

Dobrak Tembok Digital: Transformasi Pelaku Usaha Rumahan Cisayong Menuju Ekosistem Live Shopping
Adit MusthofaAdit Musthofa25 Desember 2025 Ekonomi
Ketua FOKUS Cisayong, Debby Dafilah, usai mengikuti pelatihan bertajuk "UMKM Naik Kelas Lewat Live Commerce" yang diselenggarakan oleh Politeknik Triguna Tasikmalaya. Lewat pelatihan ini, Debby dan para pelaku UMKM dibekali strategi jualan efektif di marketplace untuk mendobrak keterbatasan teknologi
Ketua FOKUS Cisayong, Debby Dafilah, usai mengikuti pelatihan bertajuk "UMKM Naik Kelas Lewat Live Commerce" yang diselenggarakan oleh Politeknik Triguna Tasikmalaya. Lewat pelatihan ini, Debby dan para pelaku UMKM dibekali strategi jualan efektif di marketplace untuk mendobrak keterbatasan teknologi.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Bagi sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan, memproduksi barang bukanlah hal sulit. Namun, berdiri di depan kamera ponsel dan berjualan secara langsung (live shopping) adalah tantangan yang kerap membuat nyali ciut.

Gap teknologi alias “gaptek” menjadi tembok besar yang menghalangi banyak usaha rumahan untuk berkembang. Realitas inilah yang coba didobrak oleh Debby Dafilah, Ketua Forum Komunikasi UMKM Cisayong (FOKUS).

Debby, yang juga pemilik jenama Ranazam, tidak hanya sibuk mengurus bisnis pribadinya. Ia memilih turun tangan menjadi mentor bagi ibu-ibu dan pelaku usaha di Cisayong agar tidak tertinggal oleh zaman yang serba digital.

“Kami merasa bahwa banyak dari kami yang harus mengerjakan semuanya sendiri, dari produksi hingga pemasaran. Ini memang tantangan besar,” ungkap Debby saat ditemui di Cisayong, Tasikmalaya.

Dari Dapur ke Layar Ponsel

Menurut Debby, kendala utama yang dihadapi anggotanya bukan hanya soal modal, melainkan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi. Banyak anggota FOKUS yang awalnya merasa asing dengan fitur-fitur di marketplace atau media sosial.

Namun, dengan kesabaran dan semangat kolaborasi, Debby perlahan mengubah ketakutan tersebut menjadi peluang. Melalui FOKUS, ia mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Politeknik Triguna Tasikmalaya.

Salah satu dampaknya terlihat pasca acara pelatihan bertajuk “UMKM Naik Kelas Lewat Live Commerce” yang oleh Politeknik Triguna Tasikmalaya. Dalam pelatihan tersebut, para pelaku usaha diajarkan strategi jualan efektif menggunakan “Keranjang Kuning” di TikTok Live dan Shopee Live.

“Alhamdulillah, berkat bimbingan dosen-dosen yang mendampingi, anggota FOKUS kini lebih melek teknologi. Mereka mulai siap mengembangkan usaha melalui platform digital,” tutur Debby.

Antusiasme ini terbukti nyata. Pasca pelatihan, lima pelaku usaha baru langsung bergabung dengan FOKUS, sementara sepuluh lainnya menyatakan minat serius untuk ikut serta dalam gelombang digitalisasi ini.

Pondasi Legalitas Tetap Utama

Meski gencar mendorong digitalisasi, Debby tidak melupakan pondasi utama bisnis: legalitas. Ia menyadari bahwa viral saja tidak cukup; usaha harus aman dan diakui negara.

Ia tak henti-hentinya “mencereweti” anggotanya untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sertifikasi Halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Sinergi ini perlu terus didorong agar UMKM lokal bisa semakin pintar. Kami ingin membantu UMKM di Cisayong supaya mereka bisa naik kelas,” tegasnya.

Kerja keras Debby dan komunitas FOKUS mulai membuahkan hasil manis. Produk-produk UMKM Cisayong kini tidak hanya beredar di pasar online, tetapi juga mulai melirik pasar ritel modern. Debby menyebutkan bahwa toko ritel seperti Indomaret, Lotte, AP, Tasco, dan Yomart telah membuka pintu peluang bagi produk lokal mereka.

Di tangan Debby Dafilah, UMKM Cisayong kini tak lagi sekadar bertahan, tetapi berani tampil dan bersaing di panggung yang lebih luas.

#Bisnis lokal #Kisah inspiratif #Tiktok live Digital Marketing UMKM Naik Kelas
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiap Panen Cuan Ramadan, Politri Gembleng UMKM Cisayong Lewat Live Commerce
Next Article Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Gagasan Udex Mundzir

Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Islami Alfi Salamah

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir

Kenali Kapal Kayu Nelayan dan Kualitas Jual Tinggi

Kroscek Dexpert Corp

Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Bisnis Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.