Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Efisiensi atau Salah Kelola?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

B.J. Habibie: Arsitek Kebebasan Pers Indonesia

Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang berani.
ErickaEricka9 April 2025 Profil
Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie,
Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Perintis reformasi di Indonesia, Bacharuddin Jusuf (B.J.) Habibie, memainkan peran krusial dalam membuka jalan bagi kebebasan pers yang kita nikmati saat ini. Selama masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia dari 1998 hingga 1999, Habibie mengambil langkah-langkah signifikan yang mengubah lanskap media di tanah air.

Sebelum era reformasi, pers Indonesia berada di bawah kendali ketat pemerintah melalui mekanisme seperti Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP).

Pemerintah memiliki wewenang untuk mencabut izin tersebut kapan saja, yang sering kali digunakan untuk membungkam media yang dianggap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Akibatnya, banyak media yang dibredel dan kebebasan berekspresi terhambat.

Memahami pentingnya informasi yang bebas dan transparan dalam mendukung demokrasi, Habibie mencabut ketentuan SIUPP. Tindakan ini menghilangkan kontrol pemerintah atas penerbitan media, memungkinkan media untuk beroperasi tanpa rasa takut akan pembredelan. Langkah ini disambut baik oleh berbagai kalangan dan dianggap sebagai angin segar bagi dunia jurnalistik Indonesia.

Baca Juga:
  • Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 
  • Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air
  • Elon Musk Cetak Sejarah, Kekayaan Tembus Rp 7.000 Triliun
  • Juara dari Kebiasaan Kecil 

Selain itu, Habibie membubarkan Departemen Penerangan, institusi yang sebelumnya bertugas mengawasi dan mengendalikan isi media. Pembubaran ini menandai komitmen pemerintahannya untuk tidak lagi campur tangan dalam urusan pers, memberikan ruang bagi media untuk berkembang secara independen.

Pemerintahan Habibie juga menyusun dan mengesahkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang-undang ini menjamin kebebasan pers dan menetapkan bahwa pemerintah tidak memiliki wewenang untuk mencabut atau menutup media secara sepihak. Ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi praktik jurnalistik yang bebas dan bertanggung jawab di Indonesia.

Dampak dari kebijakan-kebijakan tersebut sangat signifikan. Dalam waktu singkat, ratusan media baru bermunculan, baik dalam bentuk cetak maupun elektronik. Media menjadi lebih berani dalam mengkritik pemerintah dan mengungkap berbagai isu penting, termasuk kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme yang sebelumnya jarang terungkap. Masyarakat pun menjadi lebih terinformasi dan partisipatif dalam proses demokrasi.

Artikel Terkait:
  • Rahmah El Yunusiah, Perintis Diniyah Putri
  • Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua
  • Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru
  • Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Namun, kebebasan yang diberikan juga membawa tantangan. Euforia reformasi menyebabkan ledakan jumlah media dan wartawan, yang tidak semuanya memiliki kompetensi dan etika jurnalistik yang memadai. Hal ini memunculkan fenomena “jurnalisme kuning” dengan pemberitaan yang sensasional dan kurang bertanggung jawab. Habibie sendiri mengingatkan bahwa kebebasan pers harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan sosial.

Meskipun masa jabatannya singkat, warisan Habibie dalam bidang kebebasan pers tetap abadi. Ia membuka jalan bagi demokratisasi informasi di Indonesia, memungkinkan pers untuk menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi.

Keberaniannya dalam mengambil keputusan yang mendukung kebebasan berekspresi menjadikannya sosok yang dihormati dan dikenang sebagai bapak kebebasan pers Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro
  • Jejak Muda, Prestasi Nyata
  • Malahayati, Laksamana Laut Perempuan
  • Al‑Biruni: Penjelajah Ilmu Tanpa Batas
B.J. Habibie Demokrasi Indonesia Kebebasan Pers Reformasi Indonesia Sejarah Pers
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Ajak UMKM dan Pemuda Kukuhkan Ekonomi Kreatif
Next Article Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Informasi lainnya

Ketika Presiden Diganti, Siapa Memimpin?

19 Juni 2026

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

26 April 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Toyota Akui Data Kendaraan 2,15 Juta Pelanggan Bocor

Techno Dexpert Corp

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Perspektif Udex Mundzir

Sahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital

Editorial Udex Mundzir

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi