Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Misa Requiem Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Pesan Damai

Dalam Misa Requiem di Katedral Jakarta, Menag sampaikan pesan damai dan ajakan jaga lingkungan.
Udex MundzirUdex Mundzir25 April 2025 Nasional
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Misa Requiem Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ibarat cahaya lilin yang tak pernah padam, warisan pemikiran Paus Fransiskus terus menyinari hati banyak orang. Dalam Misa Requiem mengenang tokoh penting Gereja Katolik itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat menjaga nilai-nilai yang ditinggalkan sang pemimpin spiritual.

Acara penghormatan tersebut berlangsung di Gereja Katedral Jakarta pada Kamis (24/4/2025), dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, termasuk Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

Dalam sambutannya, Menag menyebut Paus Fransiskus sebagai sosok bijak yang “tak pernah benar-benar wafat,” melainkan hidup dalam ingatan umat sebagai inspirasi moral.

“Meski beliau telah wafat, pesan-pesannya akan tetap hidup di dalam batin kita. Seperti lilin yang terus menyala dalam kalbu dan pikiran kita,” ujar Menag dalam sambutan khidmat.

Pada kesempatan itu, Menag juga menyinggung kembali dua pesan penting dalam Deklarasi Istiqlal yang pernah ia tandatangani bersama Paus Fransiskus.

Pertama, bahwa segala bentuk kekerasan tidak pernah mampu menyelesaikan masalah secara konstruktif. Kedua, pentingnya menjadikan bahasa agama sebagai seruan untuk bersahabat dengan alam dan mencegah kerusakan lingkungan.

Ia menambahkan, “Jangan sampai kita menjadi penyebab kehancuran bumi ini hanya karena abai terhadap keseimbangan alam.”

Menag juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seraya mengungkapkan rasa hormatnya atas dedikasi tokoh tersebut dalam memperjuangkan perdamaian dan dialog antaragama.

Usai memberikan sambutan, Menag bergegas menuju Masjid Istiqlal untuk melaksanakan Salat Magrib berjamaah, sementara Misa Requiem di Katedral dimulai pukul 18.00 WIB. Momen ini menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan moderasi beragama di Indonesia.

Upacara ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga warisan nilai kemanusiaan, lingkungan, dan perdamaian yang diusung oleh Paus Fransiskus semasa hidupnya.

Katedral Jakarta Menag Nasaruddin Moderasi Beragama Paus Fransiskus Toleransi Umat Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEdi Damansyah: Pembangunan Kukar Harus Fokus dan Berkelanjutan
Next Article Cecep–Asep Unggul di PSU Pilkada Tasikmalaya

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Islami Alfi Salamah

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.