Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

MUI Dukung Pilkada via DPRD, Sebut Lebih Maslahat dan Hemat Biaya

Usulan ini dinilai lebih efisien dibandingkan pemilihan langsung yang dianggap boros anggaran.
SilvaSilva14 Desember 2024 Nasional
MUI Dukung Pilkada via DPRD
MUI Dukung Pilkada via DPRD (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan dukungan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut MUI, mekanisme ini dianggap lebih maslahat dan menghemat anggaran negara dibandingkan Pilkada langsung yang selama ini diterapkan.

“Pemilihan oleh DPRD lebih maslahat, tidak membebani rakyat dengan biaya besar seperti saat ini,” ujar salah satu pengurus MUI dalam diskusi publik, Sabtu (14/12/2024).

Menurut MUI, Pilkada langsung sering kali mengakibatkan pemborosan anggaran negara dan masyarakat. Para kandidat juga kerap mengeluarkan dana yang sangat besar untuk kampanye, yang pada akhirnya meningkatkan risiko politik uang. Pilkada via DPRD dinilai lebih sederhana dan efektif dalam menjaga stabilitas sosial-politik.

“Pemilihan langsung memang memiliki nilai demokrasi tinggi, tetapi tidak selalu membawa manfaat yang lebih besar dalam praktiknya,” tambah pengurus tersebut.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyebutkan bahwa usulan ini adalah langkah untuk memperbaiki sistem politik Indonesia. Ia menilai mekanisme Pilkada langsung tidak hanya boros anggaran, tetapi juga rawan konflik sosial di masyarakat.

“Mekanisme yang lebih sederhana akan mengurangi potensi konflik dan meningkatkan efisiensi pemerintahan daerah,” jelas Prabowo dalam sebuah wawancara pekan lalu.

Namun, tidak semua pihak setuju dengan usulan ini. Beberapa pengamat politik menilai wacana Pilkada via DPRD dapat menjadi langkah mundur bagi demokrasi di Indonesia. Kedaulatan rakyat dinilai akan berkurang jika hak untuk memilih pemimpin daerah diambil alih oleh legislatif.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Demokrasi Indonesia, Ari Susanto, menyebut bahwa Pilkada langsung adalah bagian penting dari proses demokrasi yang memberikan hak kepada rakyat untuk terlibat secara langsung.

“Jika Pilkada melalui DPRD, rakyat kehilangan suara mereka. Ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi,” ungkap Ari dalam diskusi terbuka, Jumat (13/12/2024).

Meski begitu, MUI menegaskan bahwa maslahat dan efisiensi juga menjadi elemen penting dalam berdemokrasi. Mereka percaya bahwa Pilkada via DPRD dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang selama ini muncul dalam Pilkada langsung.

“Kami memahami kekhawatiran sebagian pihak, tetapi efisiensi dan pengurangan konflik juga harus menjadi bagian dari tujuan demokrasi,” tutup perwakilan MUI.

Wacana ini akan terus didiskusikan pemerintah bersama DPR dan berbagai pihak terkait sebelum menjadi kebijakan resmi. Di sisi lain, masyarakat dan akademisi masih memberikan respons pro dan kontra terhadap perubahan sistem pemilihan ini.

Demokrasi DPRD MUI Pilkada Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePDIP Tegaskan Pilkada Langsung Wujudkan Kedaulatan Rakyat
Next Article Shin Tae-yong Kritik Format Piala AFF 2024: Bebani Pemain!

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas

Food Silva

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Dinasti Umayyah, Fondasi Kejayaan Islam yang Melintasi Zaman

Islami Alfi Salamah

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.