Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pesantren Pramuka Khalifa, Wadah Menempa Karakter Lewat Hikmah

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren.
Adit MusthofaAdit Musthofa2 Maret 2025 Pendidikan
Puluhan santri SD hingga SMA Pesantren Pramuka Khalifa menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter berbasis nilai Islam dan kepramukaan.
Puluhan peserta Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa jenjang SD hingga SMA menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya, Minggu (2/3/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Cahaya subuh menyinari Masjid Al-Ikhlas Citepus, Minggu (2/3/2025), sembari puluhan anak dan remaja usia SD hingga SMA duduk khidmat menyimak kisah Al-Abbas ibn Ubadah ibn Nadhlah, sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi simbol kesetiaan dan kebijaksanaan. 

Dalam acara Kuliah Subuh yang digagas Pesantren Pramuka Khalifa ini, santri wati, Ira Nur Azizah tak hanya menyampaikan fakta sejarah, tetapi mengukir hikmah mendalam lewat keteladanan sang sahabat Ansar.  

Ira membuka cerita dengan menggambarkan momen Baiat Aqabah Kedua, di mana Al-Abbas berdiri tegas mengajak kaum Ansar berkomitmen penuh melindungi Nabi. 

“Kesetiaan Al-Abbas bukan sekadar ikrar, tapi dibuktikan dengan kesiapan berkorban. Ia menghancurkan gelas sebagai simbol: ‘Kami siap pecah seperti gelas ini demi membela kebenaran!’,” ujar Ira dengan semangat.  

Baca Juga:
  • Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK
  • Universitas Terbuka Bandung Promosikan Pendidikan di Edu Fair SMAN 1 Cisayong
  • Sidang Senat Terbuka Antarkan 116 Wisudawan Terbaik Politri
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI

Ia lalu mengajak peserta merefleksikan makna kesetiaan dalam konteks kekinian:  

“Apa arti setia bagi kalian? Menjaga janji kepada orang tua, tidak mengecewakan teman, atau konsisten belajar meski sulit. Itulah bentuk kesetiaan kecil yang bisa mengubah dunia,” pesannya, disambut anggukan para peserta.  

Ira menekankan kecerdasan Al-Abbas saat ia bertanya kepada Nabi: “Bagaimana jika engkau kembali ke Makkah setelah kami membelamu?” Pertanyaan ini, menurut Ira, mengajarkan tentang kritisisme positif dan tanggung jawab sebelum mengambil keputusan besar.  

“Al-Abbas mengajarkan: jangan takut bertanya untuk memastikan niat kita lurus. Sebelum berjanji, pikirkan konsekuensinya. Ini relevan buat kalian yang suatu hari akan jadi pemimpin,” ujarnya.  

Artikel Terkait:
  • Seminar Politri Sebagai Rangkaian Dies Natalis ke-15
  • Tonggak Kontribusi Besar Politeknik Triguna ke-15 Untuk Bangsa
  • Pemetaan Masalah: Kemendikbud Ungkap 52 Kampus di Jabar
  • Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri
Dokumentasi prosesi Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa, Minggu (2/3/2025). Program ini dirancang untuk menanamkan nilai keislaman melalui kisah sejarah yang relevan dengan kehidupan remaja modern.

Seorang peserta SMP, Dika (13), terinspirasi:  “Dulu aku suka ikut janji-janji tanpa mikir dulu. Sekarang, aku bisa belajar: tanya dulu, baru mulai bertindak. Ini pelajaran yang bisa dipakai setiap hari!” kata Dika.

Melalui pembawaan materi yang melibatkan peserta, Ira menggambarkan bagaimana Al-Abbas dan kaum Ansar bersatu padu mendukung Nabi. “Mereka beda suku, beda latar belakang, tapi satu tujuan: membela kebenaran. Kalian pun, meski beda sekolah atau usia, harus saling mendukung,” pesan Ira.

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren untuk menanamkan nilai-nilai Islami melalui kisah-kisah inspiratif. Ira, salah satu santri pemateri, berharap:  

“Semoga anak-anak tidak hanya ingat nama Al-Abbas, tapi menjadikan hikmah hidupnya sebagai kompas dalam bersikap,” ucap Ira. 

Jangan Lewatkan:
  • Tatacipta Dirgantara Terpilih Sebagai Rektor ITB 2025-2030
  • Beasiswa Tasik Cerdas Diluncurkan untuk 500 Santri SMP di Tasikmalaya
  • Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal
  • Pentingnya Gaya Hidup Berkelanjutan, Munaqib Berikan Edukasi Kepada Pelajar SMAN 2 Sidoarjo
Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErick Thohir Ajak Masyarakat Awasi BBM Lewat Konten Digital
Next Article Lorong Pasar Ramadhan Kukar Resmi Dibuka, Edi Dukung Sinergi Masjid dan Ekonomi

Informasi lainnya

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi