Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pesantren Pramuka Khalifa, Wadah Menempa Karakter Lewat Hikmah

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren.
Adit MusthofaAdit Musthofa2 Maret 2025 Pendidikan
Puluhan santri SD hingga SMA Pesantren Pramuka Khalifa menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter berbasis nilai Islam dan kepramukaan.
Puluhan peserta Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa jenjang SD hingga SMA menyimak kisah keteladanan sahabat Nabi, Al-Abbas ibn Ubadah, di Masjid Al-Ikhlas Citepus, Tasikmalaya, Minggu (2/3/2025).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Cahaya subuh menyinari Masjid Al-Ikhlas Citepus, Minggu (2/3/2025), sembari puluhan anak dan remaja usia SD hingga SMA duduk khidmat menyimak kisah Al-Abbas ibn Ubadah ibn Nadhlah, sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi simbol kesetiaan dan kebijaksanaan. 

Dalam acara Kuliah Subuh yang digagas Pesantren Pramuka Khalifa ini, santri wati, Ira Nur Azizah tak hanya menyampaikan fakta sejarah, tetapi mengukir hikmah mendalam lewat keteladanan sang sahabat Ansar.  

Ira membuka cerita dengan menggambarkan momen Baiat Aqabah Kedua, di mana Al-Abbas berdiri tegas mengajak kaum Ansar berkomitmen penuh melindungi Nabi. 

“Kesetiaan Al-Abbas bukan sekadar ikrar, tapi dibuktikan dengan kesiapan berkorban. Ia menghancurkan gelas sebagai simbol: ‘Kami siap pecah seperti gelas ini demi membela kebenaran!’,” ujar Ira dengan semangat.  

Baca Juga:
  • Kampus-Kampus Top Inggris Tertarik Bangun Cabang di Indonesia
  • Cyber University Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Lewat Program CLP
  • Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid
  • UTBK SNMPTN 2023 dan Penyesuaiannya: Waktu Pelaksanaan dan Informasi Penting!

Ia lalu mengajak peserta merefleksikan makna kesetiaan dalam konteks kekinian:  

“Apa arti setia bagi kalian? Menjaga janji kepada orang tua, tidak mengecewakan teman, atau konsisten belajar meski sulit. Itulah bentuk kesetiaan kecil yang bisa mengubah dunia,” pesannya, disambut anggukan para peserta.  

Ira menekankan kecerdasan Al-Abbas saat ia bertanya kepada Nabi: “Bagaimana jika engkau kembali ke Makkah setelah kami membelamu?” Pertanyaan ini, menurut Ira, mengajarkan tentang kritisisme positif dan tanggung jawab sebelum mengambil keputusan besar.  

“Al-Abbas mengajarkan: jangan takut bertanya untuk memastikan niat kita lurus. Sebelum berjanji, pikirkan konsekuensinya. Ini relevan buat kalian yang suatu hari akan jadi pemimpin,” ujarnya.  

Artikel Terkait:
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan
  • Perayaan Hari Guru di Davao: Guru Hebat, Indonesia Kuat
  • Kemah Ramadhan Kwaran Bataguh 2025 Siap Digelar
  • Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di 63 Titik Mulai Juli 2025
Dokumentasi prosesi Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa, Minggu (2/3/2025). Program ini dirancang untuk menanamkan nilai keislaman melalui kisah sejarah yang relevan dengan kehidupan remaja modern.

Seorang peserta SMP, Dika (13), terinspirasi:  “Dulu aku suka ikut janji-janji tanpa mikir dulu. Sekarang, aku bisa belajar: tanya dulu, baru mulai bertindak. Ini pelajaran yang bisa dipakai setiap hari!” kata Dika.

Melalui pembawaan materi yang melibatkan peserta, Ira menggambarkan bagaimana Al-Abbas dan kaum Ansar bersatu padu mendukung Nabi. “Mereka beda suku, beda latar belakang, tapi satu tujuan: membela kebenaran. Kalian pun, meski beda sekolah atau usia, harus saling mendukung,” pesan Ira.

Kegiatan ini adalah bagian dari program hikmah di waktu subuh yakni Kuliah Subuh yang dirancang pesantren untuk menanamkan nilai-nilai Islami melalui kisah-kisah inspiratif. Ira, salah satu santri pemateri, berharap:  

“Semoga anak-anak tidak hanya ingat nama Al-Abbas, tapi menjadikan hikmah hidupnya sebagai kompas dalam bersikap,” ucap Ira. 

Jangan Lewatkan:
  • PPDB 2025 Alami Perubahan, Zonasi Tetap Jadi Perdebatan
  • Workshop Politeknik Triguna, Lina: Pentingnya Personal Branding
  • Pemimpin Muda Lahir dari Ramadan Leadership Camp
  • Pesantren Pramuka Khalifa Lantik Akmal Abror Jadi Penggalang Ramu
Kuliah Subuh Pesantren Pramuka Khalifa Ramadan 2025 Ramadan Seru 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErick Thohir Ajak Masyarakat Awasi BBM Lewat Konten Digital
Next Article Lorong Pasar Ramadhan Kukar Resmi Dibuka, Edi Dukung Sinergi Masjid dan Ekonomi

Informasi lainnya

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pendidikan Tersedot Program MBG

Editorial Udex Mundzir

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir

Riset Murah, Mimpi Besar

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi