Bone –Musyawarah Ranting (Musran) menjadi penentu langkah organisasi kepramukaan di tingkat kecamatan. Semangat itulah yang mengemuka dalam pelaksanaan Musran Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tellu Siattinge yang digelar di Aula Kantor Eks UPTD Pendidikan Kecamatan Tellu Siattinge, Jalan Poros Bone Wajo, Kelurahan Tokaseng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis kepramukaan dan pemerintahan. Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Tellu Siattinge berhalangan hadir dan diwakili oleh Idrus, S.E., M.Si selaku Sekretaris Mabiran.
Turut hadir Kapusdiklatcab Bone Kak Syamsuddin, S.Pd, Koordinator Wilayah V Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Bone Kak Drs. Muh. Ilyas, M.Si, Sekretaris Kwartir Ranting Tellu Siattinge Kak Eka Pratika, S.Pd., M.Pd, para pengawas Dinas Pendidikan selaku anggota Mabiran, pengurus kwartir ranting, kepala sekolah sebagai Ketua Mabigus, pembina gugus depan, serta pengurus dan anggota Dewan Kerja Ranting (DKR).
Dalam sambutan dan arahannya, Idrus, S.E., M.Si menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Mabiran Tellu Siattinge yang sedianya dijadwalkan membuka Musran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Tellu Siattinge menaruh harapan besar terhadap peran aktif Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan karakter generasi muda.
“Pemerintah kecamatan berharap adanya kolaborasi yang berkesinambungan antara pengurus Pramuka Kwartir Ranting Tellu Siattinge dengan seluruh unsur pemerintahan. Sinergi ini penting untuk mendukung program Asta Cita Bupati Bone selaku Ketua Mabicab,” ujarnya.
Ia menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membangun nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, hasil Musran diharapkan mampu melahirkan kebijakan dan program yang sejalan dengan kebutuhan zaman.
Sementara itu, di sela-sela kegiatan, Sekretaris Kwartir Ranting Tellu Siattinge Kak Eka Pratika, S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa Musyawarah Ranting merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat ranting. Dalam Musran kali ini terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan seluruh peserta.
“Pertama adalah penyampaian, pembahasan, dan pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2023-2026. Kedua, penyusunan serta pengesahan rancangan program kerja masa bakti 2026-2029. Dan yang paling penting adalah penetapan serta pengesahan Ketua Kwartir Ranting Tellu Siattinge untuk masa bakti 2026-2029,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan refleksi terhadap kepengurusan sebelumnya. “Kami menyadari bahwa dalam masa bakti 2023-2026 masih terdapat berbagai kekurangan dalam menjalankan amanah pembinaan kepramukaan. Melalui Musran ini, kami berharap lahir kepengurusan dan program kerja yang lebih baik, lebih solid, dan mampu menjawab tantangan pembinaan generasi muda ke depan,” ungkap Kak Eka Pratika.
Pelaksanaan Musran ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi antar-gugus depan dan pengurus ranting untuk menyatukan visi serta langkah pembinaan kepramukaan di Kecamatan Tellu Siattinge. Dengan keterlibatan aktif seluruh unsur, keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter yang adaptif dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, Musyawarah Ranting Tellu Siattinge tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga tonggak penting dalam menentukan arah dan kualitas gerakan kepramukaan di Kabupaten Bone pada masa mendatang.
