Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri

Ketimpangan produk, lemahnya branding daerah, dan praktik wisata ilegal dinilai menghambat kekuatan wisata lokal.
Udex MundzirUdex Mundzir22 Mei 2025 Pendidikan
Menikmati kopi Gayo di Jogja (.gdn)
Menikmati kopi Gayo di Jogja (.gdn)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Harapan memperkuat wisata lokal di Indonesia masih dihadang tantangan besar. Mulai dari dominasi produk luar daerah di pusat wisata hingga praktik liar yang merusak citra destinasi, persoalan ini menjadi sorotan dalam diskusi publik yang digelar Kamis (22/5/2025).

Farahiyah Inarah Putri, dosen desain produk, menyoroti ketimpangan yang terjadi di pusat belanja wisata seperti Teras Malioboro, Yogyakarta. Ia mencatat banyak oleh-oleh khas yang justru diproduksi di luar daerah.

“Souvenir batik Solo dan bakpia dari Sidoarjo banyak dijual di Jogja. Apakah ini membuka peluang, atau justru menghambat pertumbuhan UMKM lokal?” tanyanya.

Putri Ayu Pratami menggarisbawahi belum optimalnya pemberdayaan ekonomi lokal dalam industri pariwisata. Ia mempertanyakan apakah strategi wisata nasional sudah berpihak pada kekuatan konsumsi dalam negeri.

Baca Juga:
  • Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK
  • Semangat Kebangsaan, Kwarran Cisayong Gelar HUT Pramuka di SMPN 1 Cisayong
  • Prabowo Targetkan 200 Sekolah Rakyat Terealisasi Tahun Ini
  • Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba

“Dengan 280 juta penduduk, kenapa wisata lokal tidak dijadikan poros utama pembangunan sektor ini?” ujarnya.

Bryant Juan Darran menyoroti sisi etika dan keamanan. Ia menilai praktik pungli berkedok jasa keamanan di sejumlah destinasi telah menimbulkan stigma buruk terhadap Indonesia.

“Banyak wisatawan asing merasa tidak aman, padahal pariwisata seharusnya jadi wajah diplomasi Indonesia ke dunia,” katanya.

Cardo Hadun turut menyoroti lemahnya strategi branding lokal. Ia menilai daerah-daerah kaya budaya justru kerap kesulitan mengangkat citra produknya sendiri karena minimnya kolaborasi dan kemasan yang kurang menarik.

Artikel Terkait:
  • AKSI pada MPLS
  • Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Smartboard di 15 Ribu Sekolah
  • QSBS Fair 2024: Ajang Kompetisi Prestisius Siswa SMP/MTs se-Jawa Barat
  • Peran Pendidikan dalam Menghindari Perilaku Kampungan

“Potensi ada, tapi jika tidak dikelola dengan baik, tetap kalah dengan produk luar,” tegasnya.

Diskusi ini menyoroti perlunya kebijakan afirmatif untuk memberdayakan UMKM daerah, memperbaiki etika pelayanan wisata, serta menata ulang arah industri agar benar-benar berpihak pada kekuatan lokal.

Forum ini diselenggarakan oleh Universitas Paramadina dalam tajuk “Penguatan Kearifan Lokal dalam Industri Pariwisata.”

Jangan Lewatkan:
  • KMD Sodonghilir Luluskan 49 Pembina Pramuka Baru
  • Hari Ketiga Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Peserta Belajar Sismisat dan Latihan Membina
  • Gen-Z Padati Istiqlal di 1 Muharam, Menag: Bangkitnya Kesadaran Baru
  • Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
Branding Pariwisata Etika Pelayanan Wisata Kearifan Lokal UMKM Daerah Wisata Lokal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePJS Imbau Wartawan Hadapi UKW Tanpa Andalkan AI
Next Article Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

5 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Bakar Batu Papua, Lebih dari Sekadar Memasak

2 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji

Islami Udex Mundzir

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp
Berita Lainnya
Saintek
Ericka28 April 2025

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi