Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Puncak Haji di Armuzna: Keringanan bagi Jamaah Lansia

Penyakit terbanyak yang jamaah haji derita  di KKHI di antaranya pneumonia, hipertensi, dan diabetes
Alfi SalamahAlfi Salamah13 Juni 2023 Info Haji
Konsultan Ibadah Haji Daker Madinah, KH Ahmad Wazir Ali menyebutkan, mabit di Muzdalifah dan Mina bagi lansia menjadi gugur dan lempar jumrahnya boleh diwakilkan
Ilustrasi Jamaah Haji, Konsultan Ibadah Haji Daker Madinah, KH Ahmad Wazir Ali Menyebutkan, Mabit di Muzdalifah dan Mina Bagi Lansia Menjadi Gugur dan Lempar Jumrahnya boleh Diwakilkan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

 Madinah – Keistimewaan jamaah haji lansia pada Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) ada keringanan-keringanan yang jamaah haji lanjut usia dapatkan pada pelaksanaan ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). 

Konsultan Ibadah Haji Daker Madinah, KH Ahmad Wazir Ali menyebutkan, mabit di Muzdalifah dan Mina bagi lansia menjadi gugur dan lempar jumrahnya boleh diwakilkan.

“Keringanan bagi lansia mabitnya gugur, lontar jumrah bisa wakilkan,” kata Kiai Wazir kepada tim MCH, di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Selasa (13/6/2023).

Jamaah Lansia Tidak Perlu ke Muzdalifah

Menurutnya, jamaah lansia tidak perlu ke Muzdalifah atau Mina.” Orang sakit kok di bawa-bawa (ke Muzdalifah dan Mina),” kata Kiai pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang itu.

Soal miqat bagi jamaah yang sedang sakit saat di Madinah, lanjut Kiai Wazir, miqatnya cukup dari KKHI dan itu dibenarkan oleh sebagian ulama.

Sebenarnya, sambung Kiai Wazir, miqatnya di Bir Ali. Tapi jika memaksakan khawatir tidak ada yang memandu nanti kelewatan, maka lebih baik mereka ihram dari KKHI.

Niat Ihram dengan Bersyarat

Dia juga mengimbau kepada jamaah haji yang sedang sakit agar niat ihram dengan niat bersyarat (isytirath).

Baca Juga:
  • Puncak Haji Siapkan Terjangan 30 Juta Paket Makanan
  • BSI: 21 Juta Penduduk Muslim Indonesia Layak Berhaji
  • Pencegahan Melawan Ancaman Stroke di Kalangan Jamaah Haji
  • Inspiratif! 42 Muslim Tuna Netra Menunaikan Haji dengan Kafeef

Sebab itu, Kiai Wazir harap jamaah lansia tidak perlu memaksakan ibadah-ibdah sunah. Ibadahnya cukup yang wajib-wajib saja.

“Jamaah lansia atau risti perlu mengukur kemampuan. Harus tau diri. Toh bila tidak bisa menjalankan ibadah-ibadah laiknya orang normal, tetap bisa mendapatkan pahalanya,” tutup Kiai Wazir.

Sementara itu, jamaah haji Indonesia yang meninggal hingga Selasa (13/6/2023) pukul 11.00 waktu Arab Saudi jumlahnya mencapai 57 orang.

Penyebab Jamaah Haji Meninggal

Penyebab terbanyak jamaah haji meninggal karena infark miokard akut atau penyakit jantung yang di sebabkan oleh sumbatan pada arteri koroner.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah, Andi Ardjuna Sakti, menyampaikan, terkait dengan tingginya angka kematian jamaah haji bukan karena satu faktor, melainkan ada beberapa faktor.

Di antaranya karena faktor komorbid jamaah haji dan faktor aktivitas fisik yang jamaah haji lakukan.

Artikel Terkait:
  • Ekonomi Sulit, Timteng dan Afrika Utara Menyongsong Haji
  • Penangkapan Massal Ziarah Haji Ilegal Puluhan Ribu Ditahan
  • Persiapan di Bandara Aceh Menyambut Kedatangan Jamaah Haji
  • Memantau Posisi Bus Jamaah Gelombang Kedua Melalui GPS

Antisipasi Mengurangi Risiko Kematian

Mengenai langkah antisipasi yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi risiko kematian, Ardjuna mengatakan, ada beberapa upaya yang sudah mereka lakukan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Di antaranya melakukan pemeriksaan kembali jamaah haji yang berisiko tinggi (risti).

“Upaya lain yang kita lakukan memberikan informasi dan edukasi kepada jamaah terkait dengan aktivitas yang akan dilakukan, baik terkait dengan edukasi pelaksanaan ibadahnya maupun tahap yang harus dilakukan,” kata Ardjuna di Makkah, Senin (12/6/2023).

Dia juga menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji yang rawat inap di KKHI sampai Ahad (11/6/2023) ada 108 jamaah haji.

Penyakit yang Jamaah Haji Derita

Penyakit terbanyak yang jamaah haji derita  di KKHI di antaranya pneumonia, hipertensi, dan diabetes.

Mengenai penanganan jamaah haji risti, Ardjuna mengatakan, setelah melakukan evaluasi kondisi jamaah haji di kloter, maka bagi jamaah haji yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut bisa periksa di KKHI. Ada poli risti di KKHI Makkah.

Jangan Lewatkan:
  • Amphuri dan KPK Siap Berantas Korupsi di Bisnis Haji
  • Suhu di Arab Saudi Capai 40 Derajat, Jemaah Diimbau Waspada
  • Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan
  • Lima Kloter Jamaah Haji Tambahan Melangkah Menuju Madinah

“Salah satu tujuannya adalah screening terkait dengan jamaah haji dalam upaya memberi pelayanan terbaik,” ujar Ardjuna.

Andi Ardjuna Sakti Info Haji 2023 KH Ahmad Wazir Ali Muzdalifah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGaruda Berusaha Menyediakan Penerbangan Haji Tambahan DPR
Next Article Menuju Kesembuhan: 18 Jamaah Haji Berangkat ke Makkah

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Hoax Surat Pemanggilan Tes Pegawai BPJS Kesehatan, Ini Klarifikasi dari Munaqib

Kroscek Nugroho

Merince Kogoya dan Batas Ekspresi

Editorial Udex Mundzir

e-KTP: Teknologi Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir

Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis

Bisnis Ericka

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi