Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemerintah Gunakan DNA untuk Lacak Tiga Jemaah Haji Hilang

Tiga jemaah haji Indonesia belum ditemukan sejak ibadah haji 2025, pencarian kini gunakan data DNA.
Udex MundzirUdex Mundzir4 Agustus 2025 Info Haji
Haji
Ilustrasi Pelaksanaan Haji (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tiga nama terus disebut dalam doa, tetapi jejak mereka masih samar di padang Arafah. Pemerintah Indonesia kini menempuh langkah medis untuk melacak keberadaan tiga jemaah haji yang hilang selama penyelenggaraan ibadah haji 2025 di Arab Saudi.

Ketiga jemaah yang dinyatakan hilang masing-masing adalah Nurimah dari kloter 19 embarkasi Palembang, Sukardi dari kloter 79 embarkasi Surabaya, dan Hasbulah dari kloter 7 embarkasi Banjarmasin. Mereka diketahui tidak kembali ke hotel tempat menginap dan hilang kontak sejak saat itu. Hingga kini, keberadaan mereka belum diketahui, meski proses pemulangan jemaah haji telah berakhir pada Jumat (11/7/2025).

“Kami telah membentuk dua tim khusus untuk pencarian, bekerja sama dengan Syarikah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), dan Konsul Haji di Jeddah,” ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Senin (4/8/2025).

Baca Juga:
  • Layanan Haji 2025 Hampir Siap, Menag: Makkah-Madinah 100 Persen
  • Tanpa Batas Waktu Pencarian Jamaah Haji Hilang
  • Jelang Puncak Haji, Jamaah Diminta Batasi Aktivitas Fisik
  • Puncak Haji di Armuzna: Keringanan bagi Jamaah Lansia

Lebih lanjut, Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah kini juga mengandalkan data antemortem dan postmortem, termasuk hasil tes DNA dari keluarga, untuk mencocokkan identitas dengan jenazah tak dikenal yang ditemukan selama musim haji.

Langkah tersebut diambil setelah pencarian langsung dan investigasi tidak membuahkan hasil. Mengingat kondisi ekstrem di Arab Saudi saat musim haji, keberadaan jenazah tanpa identitas cukup banyak ditemukan, sehingga pendekatan ilmiah menjadi satu-satunya jalan untuk memastikan nasib para jemaah yang hilang.

Upaya ini menjadi sorotan publik karena bukan pertama kalinya kasus jemaah hilang terjadi. Dalam musim haji tahun-tahun sebelumnya, permasalahan serupa pernah mencuat, namun upaya pencarian saat itu terbatas pada koordinasi administratif dan pelacakan konvensional. Kini, dengan pendekatan forensik, diharapkan hasil yang lebih pasti dapat diperoleh.

Artikel Terkait:
  • Pembantu Haji Terampil: Petugas Eropa, AS, dan Australia
  • Melontar Jumroh Mendalami Hikmah di Baliknya
  • Kiat Tetap Sehat dalam Beban dan Tugas Padat Petugas Haji
  • Upaya Indonesia Meningkatkan Pasokan Konsumsi Jamaah Haji dan Umroh

Kasus ini juga memicu desakan dari masyarakat agar pemerintah memperketat sistem pelacakan jemaah, termasuk penggunaan perangkat pemantau digital berbasis GPS sejak keberangkatan.

Meski belum ada kabar baik, pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus menelusuri jejak tiga jemaah tersebut hingga titik terang didapatkan. Sementara itu, keluarga korban terus menanti kepastian dengan harapan dan doa.

Jangan Lewatkan:
  • Persiapan Puncak Haji Diperiksa oleh Gus Men di Tanah Suci
  • Konsul Haji Indonesia dan Singapura Berbagi Pengalaman Haji
  • Empat Calhaj Ponorogo Gagal Lolos Pemeriksaan Kesehatan
  • Sajian Melimpah, 751 Juta Produk Makanan untuk Jamaah Haji
Data DNA Haji 2025 Info Haji Jemaah Haji Hilang Kementerian Agama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWaspadai Tanda Masalah Usus Sejak Dini
Next Article KPK Dukung Pemisahan Dana dan Operasional Haji

Informasi lainnya

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Tips Jaga Kesehatan Jamaah Haji dengan Penyakit Penyerta

10 April 2026

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

19 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau

Editorial Udex Mundzir

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi