Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Santri SMA QSBS Al-Kautsar 561 Ciptakan Solusi Limbah, Tembus Final KREASI

Alfi SalamahAlfi Salamah22 Oktober 2024 Pendidikan
SMA QSBS Al-Kautsar
Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi (.qsbs)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Tekad kuat lebih ampuh dari keterbatasan.” Ungkapan ini seolah menjadi bukti perjuangan dua santri SMA Quranic Science Boarding School yang berhasil menembus babak final KREASI, kompetisi riset dan inovasi siswa Indonesia.

Inilah kado untuk hari santri tahun ini. Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi menjadi finalis di bidang Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan.

Mereka akan mempresentasikan penelitian berjudul “Biodegradasi Fosfat pada Air Buangan Limbah Laundry dengan Fermentasi Eco Enzyme serta Pemanfaatan Hasil Fermentasi sebagai Media Tanam Hidroponik (Ipomea Quatica)” pada 6-8 November 2024 di Jakarta.

Baca Juga:
  • Beasiswa Prestasi Unggul QSBS Al Kautsar 561, Gratis SPP Hingga Rp120 Juta!
  • Kenapa Ibu yang Paling Sering Belajar Parenting?
  • Maraknya Child Grooming, Kurikulum Pendidikan Disorot
  • Komnas HAM Tolak Barak Militer untuk Siswa Nakal
Shabrina Marsya Amira dan Neifa Dzakiyah Sakhi, bersama pembimbingnya, Aida Nursidah (.qsbs)

Dalam penelitian ini, mereka mengeksplorasi potensi fermentasi eco enzyme untuk mengurai fosfat dari limbah laundry. Proses fermentasi ini kemudian dimanfaatkan sebagai media tanam hidroponik, menciptakan solusi ramah lingkungan dan inovatif.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk mengurangi dampak limbah kimia di lingkungan sekitar,” kata Shabrina saat dihubungi Onews.id, Selasa (22/10/2024).

Guru pembimbing riset mereka, Aida Nursidah, mengonfirmasi bahwa penelitian ini merupakan percobaan kedua. “Iya, betul. Mereka ini percobaan kedua. Pas SMP, limbahnya belum berhasil mengurai fosfat, yang ini berhasil,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Libur Sekolah Dimajukan, Menag Harap Kemacetan Mudik Berkurang
  • Wisuda XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya Kukuhkan 87 Lulusan, 3 Cumlaude
  • Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup
  • Kemenag Umumkan 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I

Mereka berharap penelitian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan. Langkah kecil seperti ini diharapkan bisa memberikan dampak besar di masa depan.

“Kita harus mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” tambah Neifa dengan semangat.Kompetisi ini akan menjadi langkah penting bagi keduanya dalam mengembangkan karir di bidang riset ilmiah.

Jangan Lewatkan:
  • Legislator Desak Sekolah Rakyat Fokus ke Daerah 3T dan Libatkan Guru Lokal
  • AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana
  • Perdana, Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya Lantik Penggalang Ramu
  • Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat
Fermentasi Eco Enzyme Shabrina SMA Quranic Science Boarding School
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTantangannya Kebocoran Data Pribadi
Next Article Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji Unggul di Survei Pilgub Kaltim 2024

Informasi lainnya

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Syarikat Islam Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Ekonomi dan Solidaritas Umat

Islami Ericka

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

Persiapan Ramadhan

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi