Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Saham, Mendikdasmen Angkat Bicara

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menilai pembelajaran saham dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah dasar.
AssyifaAssyifa8 Januari 2025 Lainnya
Edukasi Saham Anak SD
Usulan Sri Mulyani agar anak SD belajar saham mendapat tanggapan dari Mendikdasmen (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti merespons usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati agar anak sekolah dasar (SD) mulai belajar saham dan perdagangan bursa. Menurut Abdul Mu’ti, wacana ini dapat diakomodasi melalui pembelajaran terintegrasi, terutama pada mata pelajaran matematika atau ekonomi.

“Pasar modal itu bisa menjadi bagian pengkajian di matematika atau pelajaran ekonomi,” ujar Abdul Mu’ti, Rabu (8/1/2025).

Namun, ia menegaskan perlunya kajian lebih lanjut mengenai kurikulum untuk memastikan pembelajaran tidak terlalu padat. “Kalau semua diakomodir, nanti pelajarannya bisa mencapai 100 mata pelajaran,” katanya.

Abdul Mu’ti menjelaskan, konsep pembelajaran saham dapat dikaitkan dengan prinsip deep learning, yaitu mengintegrasikan materi pelajaran dengan aspek kehidupan sehari-hari. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui praktik nyata.

Baca Juga:
  • DPR Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan Nasional
  • Guru ASN Diizinkan Mengajar di Sekolah Swasta Mulai 2025
  • Produk Luar Dominasi Destinasi, Wisata Lokal Tergerus di Rumah Sendiri
  • DPR Panggil Mendikti Terkait Polemik Banyak Siswa Gagal Daftar SNBP

Wacana ini pertama kali dilontarkan Sri Mulyani saat pembukaan perdagangan saham pada 2 Januari 2025. Ia menyarankan pengajaran saham dimulai sejak SD agar anak-anak lebih familiar dengan bursa efek dan transaksi saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyatakan dukungan atas inisiatif tersebut. Ia menjelaskan, negara-negara lain telah memasukkan edukasi keuangan, termasuk pasar modal, ke dalam kurikulum sekolah.

“Kami berharap materi ini bisa masuk kurikulum. Dimulai dari pengenalan uang dan pengelolaan keuangan di SD hingga SMA, bahkan untuk semua fakultas di perguruan tinggi,” kata Frederica.

Artikel Terkait:
  • Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di 63 Titik Mulai Juli 2025
  • SOT 2024: Kompetisi Semarak di Akhir Semester Ganjil
  • Alam dan Ego Pembangunan
  • Ombudsman Temukan Selisih Bayar TPP Nakes Berau

OJK sedang menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan untuk merancang kurikulum yang memungkinkan edukasi pasar modal menjadi bagian dari pembelajaran formal. Frederica optimistis hal ini akan membantu generasi muda memahami keuangan sejak dini, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Dengan pengenalan sejak usia sekolah, pengelolaan keuangan yang bijak bisa menjadi budaya baru di masyarakat,” tutupnya.

Jangan Lewatkan:
  • Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah
  • Gempa Susulan 5,2 Guncang Bitung, Total 484 Kali
  • KMD Karangnunggal 2025 Dimulai, 33 Calon Pembina Ikut Kursus
  • Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara
Anak SD Belajar Saham Edukasi Saham OJK Pendidikan Dasar Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePimpinan DPR Minta BPOM Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Next Article Wujudkan Indonesia Emas dengan Pendidikan Berkualitas

Informasi lainnya

Xiaomi Smart Camera C400

22 April 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah

18 April 2026

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

14 April 2026
Paling Sering Dibaca

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?

Editorial Udex Mundzir

APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh

Bisnis Ericka

Cara Efektif Menyusun To-Do List agar Tidak Sekadar Jadi Hiasan Meja

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi