Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Serapan APBD Kutim 60 Persen, Proyek Fisik Masih Mandek

Mayoritas anggaran Kutim terserap untuk gaji pegawai, proyek fisik tertunda karena kendala dokumen.
Alfi SalamahAlfi Salamah28 Oktober 2025 Daerah
Jimmi
Jimmi, Ketua DPRD Kutim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sangatta – “Anggaran sudah tembus 60 persen, tapi pembangunan fisik masih jalan di tempat,” demikian ironi yang menggambarkan kondisi realisasi APBD Kutai Timur (Kutim) hingga akhir Oktober 2025. Meski penyerapan anggaran sudah mencapai lebih dari separuh, progres kegiatan fisik justru belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran terserap untuk pembayaran gaji dan tunjangan aparatur sipil negara. Hal ini dianggap wajar karena belanja pegawai merupakan pengeluaran rutin yang tidak dapat ditunda.

“Serapan anggaran sudah mencapai 60 persen. Gaji pegawai tidak bisa ditunda, jadi yang tertunda itu biasanya hanya kegiatan fisik,” ujarnya pada Selasa (28/10/2025).

Ia menambahkan, pegawai yang dimaksud merupakan aparatur administrasi, bukan tenaga konstruksi, yang bertugas memastikan layanan publik tetap berjalan. Oleh karena itu, anggaran rutin seperti gaji dan tunjangan harus tetap diprioritaskan.

Baca Juga:
  • Razia Gabungan Sita 8.940 Batang Rokok Ilegal
  • Atasi Kahutla, Pemkab Kukar Serahkan Mobil Damkar Canggih
  • Danrem 084/BJ Kunjungi Kodim Sidoarjo Tekankan Netralitas
  • Kabupaten Mojokerto Cegah Stunting dengan Program Jumat Ceria

Namun, lambatnya progres kegiatan fisik, menurut Jimmi, dipicu oleh panjangnya tahapan birokrasi. Mulai dari penetapan SK, penunjukan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), proses lelang, hingga terbitnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang menjadi dasar hukum pelaksanaan proyek.

“Kalau DPA belum keluar, otomatis kontrak belum bisa ditandatangani,” jelasnya.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat serapan anggaran menjelang akhir tahun. Jika realisasi fisik tidak juga dipercepat, maka Pemkab Kutim terancam mendapat teguran dari Kementerian Keuangan, bahkan penundaan pencairan dana transfer pusat.

“Kalau serapan tidak optimal, konsekuensinya bisa serius. Pemerintah pusat bisa memberi teguran atau menunda pencairan dana,” tegas Jimmi.

Artikel Terkait:
  • Pemprov Kaltim Siapkan Tim Verifikasi Aset Usai Entry Meeting BPK
  • Kekeringan 2023 Membuat Perumda Tirta Kandilo Paser Kesulitan Pasok Air Bersih
  • Wagub Kaltim Minta Ombudsman Kawal Program Gratispol
  • Penemuan Arsip Sejarah Kerajaan Sadurengas di Kabupaten Paser

Ia pun berharap percepatan penyelesaian dokumen segera dilakukan agar proyek-proyek yang direncanakan dapat segera dikerjakan.

“Kami berharap kegiatan fisik bisa dikebut begitu semua dokumen lengkap. Masyarakat menunggu hasil nyata dari anggaran yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

Dengan sisa waktu dua bulan menuju akhir tahun, Pemkab Kutim dituntut bergerak cepat agar anggaran tak hanya terserap di atas kertas, tetapi juga nyata memberi manfaat bagi masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Kebakaran Melanda Balikpapan: Enam Rumah Ludes, Warga Terdampak
  • Polisi Kawal Penyaluran 4.495 MBG untuk Pelajar di Bima
  • Nakertrans Minta Perusahaan Laporkan Lowongan Pekerjaan di Penajam Paser Utara
  • Duta Pelajar Sadar Hukum Kubar 2023, Meretas Jalur Keadilan dari Sekolah
APBD Kutim DPRD Kutim Kutai Timur Proyek Fisik Terlambat Serapan Anggaran 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiapa Kenyang dari Proyek Makan Bergizi?
Next Article Ketua DPRD Kutim Ajak Pemuda Jadi Pilar Bangsa

Informasi lainnya

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026
Paling Sering Dibaca

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Keberangkatan Haji Diberkahi: Doa Khusus dari Rumah

Islami Alfi Salamah

Bukan Lalai, Tapi Sinyal Korupsi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi