Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga

Ketegangan antara AS dan China menimbulkan kekhawatiran global, dengan dampak yang mengancam kawasan Asia Tenggara.
SilvaSilva24 Januari 2025 Global
Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong memperingatkan risiko Perang Dunia Ketiga
Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong memperingatkan risiko Perang Dunia Ketiga (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, mengeluarkan peringatan serius mengenai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Dalam sebuah dialog awal pekan ini, ia menyatakan bahwa konflik geopolitik ini dapat membawa dunia ke ambang Perang Dunia Ketiga.

“Jika Amerika Serikat memutuskan hubungan dengan China, hal itu akan sangat merugikan bagi perekonomian AS dan warganya,” ujar Wong seperti dikutip oleh The Straits Times pada Jumat (24/01/2025).

Menurut Wong, meskipun saling ketergantungan ekonomi antara AS dan China sangat besar, ancaman perpecahan menjadi dua blok—blok AS dan blok China—dapat memaksa negara-negara, termasuk di Asia Tenggara, untuk memilih salah satu pihak.

Ia menekankan pentingnya netralitas kawasan Asia Tenggara, termasuk Singapura, dalam menghadapi situasi ini. “Negara seperti kami tidak boleh dipaksa untuk memilih pihak. Kami harus menjaga kemitraan strategis dengan kedua negara,” tambahnya.

Wong juga menyoroti bahwa sebagian besar barang yang diimpor oleh AS berasal dari China, sehingga pemisahan ekonomi total antara kedua negara sulit dilakukan pada tahap ini. Namun, ia tetap menegaskan perlunya upaya untuk meminimalkan risiko konflik langsung.

“Semua pihak di dunia, meskipun tidak sebesar AS atau China, harus melakukan bagian mereka untuk meredakan ketegangan dan menjaga perdamaian global,” jelas Wong.

Ketegangan geopolitik ini juga berdampak pada dinamika ekonomi global. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif baru sebesar 10% pada barang-barang China, memicu kekhawatiran perang dagang yang dapat memperburuk situasi.

Dampak ketegangan ini dirasakan pula oleh negara-negara ASEAN, yang bergantung pada stabilitas global untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Para pemimpin ASEAN diharapkan dapat berperan dalam menjaga netralitas kawasan dan memitigasi dampak konflik geopolitik tersebut.

AS-China ASEAN Geopolitik Global Perang Dunia Ketiga
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePramuka Cisayong, Saatnya Bergerak
Next Article Ekonom Kritik Pemangkasan Anggaran di Era Prabowo

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

5 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak

Opini Silva

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

Hukum Promosi ‘Beli Tiga Dapat Empat’ dalam Islam

Islami Assyifa

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi