Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS

Penurunan surplus perdagangan Indonesia capai 96 persen, dipicu kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah Presiden Trump.
ErickaEricka4 Juni 2025 Ekonomi
Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia
Ilustrasi Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kinerja perdagangan Indonesia mulai terdampak kebijakan proteksionisme Amerika Serikat. Hingga April 2025, surplus neraca perdagangan Indonesia menyusut tajam menjadi hanya USD 150 juta. Angka ini menurun drastis dari capaian Maret yang masih di angka USD 4,33 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Donald Trump memberi pengaruh signifikan terhadap penurunan ekspor Indonesia. Hal ini juga dirasakan oleh negara-negara anggota ASEAN lainnya.

“Banyak terkait kebijakan Trump, apalagi kemarin waktu kami ketemu teman-teman Mendag di Kuala Lumpur waktu KTT ASEAN, kita juga ngobrol ternyata pengaruhnya bagi masing-masing (negara) sangat besar bahkan banyak eksportir yang cenderung masih menunggu,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Penurunan surplus perdagangan pada April 2025 bahkan tercatat sebagai yang terendah dalam lima tahun terakhir, menurut data Badan Pusat Statistik.

Menurut Budi, selain faktor eksternal dari kebijakan tarif AS, penurunan ekspor pada Maret dan April juga dipengaruhi oleh libur Lebaran. Banyak perusahaan menangguhkan aktivitas pengiriman karena cuti bersama dan libur nasional.

“Setelah kami cek, di beberapa negara seperti di Malaysia, Filipina, Vietnam. Nah, kita analisa kemarin awal April itu masih libur Lebaran ya. Jadi masih banyak karena libur sehingga juga berkurang,” katanya.

Indonesia sendiri, kata Budi, saat ini masih menjalani proses negosiasi dengan Amerika Serikat terkait ketentuan tarif baru terhadap produk-produk ekspor utama.

Budi juga berharap pertemuan bilateral yang baru-baru ini dilakukan dalam forum APEC dapat membawa hasil positif terhadap pemulihan kinerja ekspor nasional pada bulan Mei dan Juni.

“Mudah-mudahan bulan depan sih sudah normal kembali ya. Kemarin kan prediksi teman-teman dari ASEAN juga, mudah-mudahan juga kemarin ketemu waktu APEC meeting kan dari perwakilan Amerika juga datang ya, mudah-mudahan semua segera normal kembali,” tambahnya.

Pemerintah saat ini tengah mengevaluasi kebijakan ekspor dan akan menyusun langkah strategis menghadapi ketidakpastian global yang diperburuk oleh ketegangan dagang internasional.

Dampak Tarif Trump Ekspor Indonesia Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
Next Article China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Eksploitasi Konsumen: Kuota Hangus, Manipulasi Digital Terstruktur

Editorial Udex Mundzir

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka

Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Islami Alfi Salamah

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Opini Alfi Salamah

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.