Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Thailand Gelar Rapat Darurat Usai Gempa Myanmar Terasa di Bangkok

Getaran gempa dahsyat di Myanmar memicu kepanikan di Thailand, PM Paetongtarn batalkan kunjungan dan kumpulkan pejabat keamanan.
ErickaEricka28 Maret 2025 Global
Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra
Paetongtarn Shinawatra, Perdana Menteri Thailand (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bangkok – Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Myanmar pada Jumat siang (28/3/2025) turut mengguncang Bangkok, ibu kota Thailand. Getaran kuat ini membuat Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra membatalkan kunjungan kerja ke Phuket dan langsung menggelar rapat darurat bersama jajaran keamanan nasional.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), episentrum gempa berada di Myanmar, tepatnya dekat Mandalay, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Guncangan terasa hingga ke berbagai wilayah di Thailand dan bahkan mencapai beberapa wilayah di China.

Laporan dari media Thailand menyebutkan bahwa warga di Bangkok berhamburan keluar gedung saat merasakan getaran. Beberapa gedung tinggi dievakuasi, sementara sebuah bangunan bertingkat yang masih dalam proses pembangunan di Distrik Chatuchak dilaporkan runtuh.

Di Myanmar sendiri, laporan menyebutkan kerusakan parah terjadi di Mandalay dan Sagaing. Salah satu jembatan utama di Kota Sagaing bahkan dilaporkan hancur akibat gempa.

Pemerintah Thailand saat ini sedang mengevaluasi potensi kerusakan lanjutan dan kemungkinan gempa susulan. Kesiagaan darurat pun telah ditingkatkan di sejumlah wilayah terutama yang berbatasan langsung dengan Myanmar.

“Guncangan gempa ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapan struktur bangunan terhadap gempa, terlebih untuk kota padat seperti Bangkok,” ujar seorang pejabat kementerian dalam negeri Thailand.

Rapat darurat yang digelar PM Paetongtarn Shinawatra disebutkan membahas langkah mitigasi lanjutan, pengiriman bantuan teknis ke Myanmar, serta antisipasi dampak lanjutan di wilayah Thailand.

Bangkok Rapat Darurat Gempa Myanmar Mandalay Sagaing Paetongtarn Shinawatra Thailand Gempa 2025 USGS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand
Next Article Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Hukum, Bukan Cari Kambing Hitam

Editorial Udex Mundzir

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.