Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Usai Alfamart Tutup 400 Gerai, Pemerintah Godok Insentif Ritel

Stimulus insentif untuk sektor ritel digodok demi meningkatkan daya saing industri di tengah tantangan ekonomi.
AssyifaAssyifa17 Desember 2024 Ekonomi
Insentif Ritel Alfamart Tutup 400 Gerai
Ilustrasi - Industri ritel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah tengah mengkaji pemberian insentif untuk sektor ritel guna meningkatkan daya saing industri ini di tengah penurunan aktivitas ekonomi. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyatakan kajian ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ritel yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa sektor ini masih bisa tumbuh lebih besar. Karena itu, kami sedang mengkaji insentif tambahan agar ritel dapat berkembang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” kata Faisol, Selasa (17/12/2024).

Rencana ini dilakukan sebagai respons atas tantangan yang dihadapi sektor ritel, seperti hambatan rantai pasok global dan peningkatan biaya operasional. Faisol menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan untuk merealisasikan insentif tersebut.

Salah satu pemicu perhatian serius terhadap industri ritel adalah keputusan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menutup 400 gerai sepanjang 2024. Penutupan ini, menurut manajemen Alfamart, disebabkan oleh biaya sewa yang terus meningkat serta tidak diperpanjangnya kontrak oleh pemilik tempat.

“Biaya sewa naik signifikan, sementara sebagian pemilik tempat memutuskan beralih usaha. Meski ada 400 gerai tutup, kami tetap optimis karena lebih banyak gerai baru yang kami buka,” ujar Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin.

Ia menambahkan bahwa Alfamart berencana membuka 800 gerai baru pada 2025 sebagai langkah ekspansi. Selain itu, perusahaan juga memperluas jaringan distribusi dengan membuka distribution center di Palangkaraya dan Luwu senilai Rp 100 miliar.

Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) per Februari 2024 mencapai 214,1, tumbuh 6,4% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan sektor makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi pilihan utama kelas menengah dan generasi milenial.

Pemerintah berharap insentif untuk ritel dapat memicu pemulihan sektor ini dan mempertahankan kontribusinya terhadap ekonomi nasional.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa Magnitudo 7,3 Guncang Vanuatu, Tsunami Teramati
Next Article Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Regulasi Pers Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir

Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah

Islami Assyifa

Sadar MIMPI

Islami Syamril Al-Bugisyi

UU TNI Disahkan, Sipil Terancam Diam

Editorial Udex Mundzir

Siswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.