Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Rapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

10 Juta Keluarga Indonesia Tak Punya Rumah, Backlog Meningkat

Masalah hunian tak layak di Indonesia masih jadi tantangan besar dengan kebutuhan rumah yang terus meningkat.
SilvaSilva14 Desember 2024 Ekonomi
Backlog rumah di Indonesia
Backlog rumah di Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa hingga saat ini ada 10 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah. Selain itu, 24 hingga 26 juta keluarga tinggal di hunian tidak layak, berdasarkan data pelanggan PLN 450 VA.

“Kita menghadapi masalah besar. Jumlah keluarga yang belum memiliki rumah mencapai 10 juta, dan angka rumah tidak layak huni jauh lebih besar,” ujar Nixon dalam Seminar Kafegama, Sabtu (14/12/2024).

Upaya pemerintah melalui program subsidi rumah, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), belum cukup mengatasi masalah ini. Setiap tahun, pemerintah hanya menyediakan 200-250 ribu unit rumah subsidi, yang biasanya sudah habis kuotanya pada bulan Agustus. Nixon menambahkan, BTN saat ini memiliki 50 ribu penawaran kredit rumah yang belum dapat diresmikan karena kuota subsidi sudah habis.

Nixon menjelaskan, pengembang rumah hanya mampu membangun 400-600 ribu unit rumah per tahun. Padahal, pemerintah menargetkan pembangunan 3 juta rumah, yang membutuhkan kapasitas tujuh hingga delapan kali lebih besar dari saat ini. Tantangan lain yang dihadapi adalah soal perizinan, kualitas bangunan, sertifikasi pertanahan, hingga analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Selain itu, masalah likuiditas menjadi kendala utama dalam pembiayaan perumahan. Nixon menyebut sekuritisasi sebagai solusi potensial, namun pasar Indonesia untuk model ini masih sangat terbatas. Hingga saat ini, BTN menjadi satu-satunya bank yang secara konsisten menjalankan sekuritisasi, sementara Bank Mandiri pernah mencobanya sekali dengan hasil yang kecil.

Masalah hunian juga berdampak pada persoalan sosial yang lebih besar. Indonesia saat ini menjadi negara ketiga terbesar di dunia dalam kasus buang air besar sembarangan (BABS), akibat banyak keluarga yang tinggal tanpa sanitasi yang memadai.

Nixon berharap pemerintah segera menyelesaikan backlog perumahan dan mengusulkan agar subsidi KPR dibuka untuk masyarakat dengan penghasilan hingga Rp15 juta per bulan. Langkah ini dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan membantu menyelesaikan masalah backlog yang terus menumpuk.

Backlog rumah BTN Masalah Perumahan Rumah Subsidi Sanitasi di Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKeunikan Sapaan Akrab Laki-Laki di Indonesia
Next Article Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

7 Rekomendasi Masakan Sehat untuk Bekal Anak Sekolah

Daily Tips Alfi Salamah

Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining

Islami Alfi Salamah

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Opini Udex Mundzir

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Sahabat Kecil Rasulullah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Prabowo Targetkan Penerimaan Negara Rp3.000 Triliun di 2025

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi