Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 26 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dialog Kebangsaan: Krisis Pengakuan Profesi Pembina Pramuka

Diskusi menyoroti peran pramuka. Lalu, tercuat pertanyaan apakah menjadi pembina pramuka dapat dianggap sebagai profesi.
ErickaEricka25 November 2023 Pendidikan
Dialog kebangsaan
Saparudin, M.Pd, pengawas SMK Disdik Prov Sumbar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Dosen mata kuliah Pramuka di salah satu perguruan tinggi di Indonesia Adzanil Prima Septhi Ph.D., memimpin forum diskusi berjudul “Dialog Kebangsaan #9: Evaluasi Kinerja Pembina dan Pelatih Pramuka dalam Ranah Profesionalisme”, pada Sabtu (25/11/2023).

Pak Agusrial guru SMPN 24 Padang juga Pak Saparudin, M.Pd, pengawas SMK Disdik Prov Sumbar dan rekan-rekan pramuka lainnya turut hadir dalam acara yang terlaksana secara online bertepatan pada Hari Guru Nasional.

“Apakah profesi pembina atau pelatih akan dianggap sebagai profesi ketika melatih seorang profesional? Hal ini misalnya dalam konteks olahraga, seperti sepakbola atau bola voli,” tutur Saparudin, M.Pd, pengawas SMK Disdik Prov Sumbar.

Syariffudin berpendapat bahwa pemain bola atau atlet voli adalah profesi, sehingga pelatih atau pembina dalam bidang tersebut juga profesi.

Baca Juga:
  • Gebyar Prasiaga Cisayong: Pengenalan Kepramukaan untuk Anak Usia Dini
  • Perdana, Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya Lantik Penggalang Ramu
  • Seminar Politri Sebagai Rangkaian Dies Natalis ke-15
  • Eco-enzyme Lebih Cepat Jadi dengan Inovasi Farmasi Unisba

Diskusi menyoroti peran pramuka. Lalu, tercuat pertanyaan apakah menjadi pembina pramuka dapat dianggap sebagai profesi. Syariffudin mengungkapkan bahwa pramuka memiliki sejarah perjuangan dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Pramuka telah berperan penting dalam perjuangan tersebut, terutama karena pada masa itu belum ada tentara,” tutur Adzanil

Adzanil pun mengungkapkan bahwa pramuka cenderung lebih ke arah kursus daripada kompetensi. Ia mengungkapkan pentingnya pengakuan profesi dengan sertifikat kompetensi.

Artikel Terkait:
  • Momen Haru Hiasi Wisuda SMA Primaganda di Jombang
  • 184 Mahasiswa PGSD UNM Ikuti Kursus Pembina Pramuka Dasar
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun
  • Riset Alam QSBS: Melatih Public Speaking dan Pola Pikir Kritis

Namun, dalam pramuka, Adzanil meragukan apakah aspek akhlak bisa diakui sebagai kompetensi atau lebih merupakan kursus.

Kemudian, bagaimana profesi pembina pramuka ini bisa diakui oleh UU nasional? Hal tersebut masih menjadi pertanyaan dalam sesi akhir diskusi.

“Pentingnya mendidik dan pekerjaan yang tidak main-main dalam profesi. Termasuk profesi pembina pramuka yang memiliki dampak signifikan terhadap pendidikan dan perjuangan sejarah bangsa,” tutup Adzanil.

Jangan Lewatkan:
  • Zena Putri Azzahra Raih Medali Pramuka Garuda di Cisayong
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!
  • Mendikdasmen Siapkan Tiga Strategi Atasi Krisis Pustakawan
  • Takut Kehilangan Waktu, Kak Udex Syukuri Kelulusan KPL
GerakanPramuka PramukaIndonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAdrofdita Tegaskan Guru Pahlawan Masa Depan Bangsa
Next Article Kesalahan Data Disos-PM, Politikus Kota Bontang Terdaftar sebagai Warga Miskin

Informasi lainnya

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026
Paling Sering Dibaca

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir

Mar’ie Muhammad: Pejuang Integritas dan Kesederhanaan

Biografi Ericka

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

Editorial Udex Mundzir

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Info Haji
Udex Mundzir5 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi