Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hikmah Idul Qurban

Jika hawa nafsu bisa terkendalikan maka muncul sifat takwa yang cenderung kepada kebaikan
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi17 Juni 2024 Islami
Idul Adha 1445 H
Pelaksanaan Shalat Idul Adha (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tak terasa kita kembali merayakan Idul Adha 1445 H. Pada hari yang istimewa ini mari renungi hikmah dan makna Idul Adha atau Idul Qurban agar memberi bekas kepada jiwa melalui peningkatan iman, takwa, amal saleh dan akhlaqul karimah.

Menurut Ust. Adi Hidayat, ada dua kata yang perlu kita pahami yaitu idul dan qurban. Id artinya kembali ke asal mula. Tahun lalu idul adha, tahun ini kembali lagi idul adha. Bisa juga bermakna kembali kepada Pencipta yaitu Allah. Suatu saat kita semua akan meninggal dunia dan kembali kepada Allah.

Hal yang perlu kita perhatikan yaitu kondisi saat kembali. Apakah husnul khotimah dan nafsul muthmainnah sehingga kembali dalam ridha, rahmat dan ampunan Allah. Firman Allah “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dalam keadaan ridha dan diridhai. Masuklah dalam golongan hamba-Ku, dan masuklah dalam surga-Ku“.

Kata kedua yaitu qurban yang artinya menjadi semakin dekat. Bukankah setiap hari kita mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah khusus dan sosial? Khusus di bulan Dzulhijjah dari tanggal 1 – 10 kita beribadah lebih intensif agar semakin dekat kepada Allah. Jadi idul qurban bukan hanya kembali shalat id tapi semakin dekat kepada Allah.

Baca Juga:
  • Adab dan Sunnah Menyambut Ibadah Qurban
  • Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim
  • 10 Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan
  • Tips Move On Ala Ustaz Hanan Attaki

Pada momentum Idul Adha ini mari renungi peristiwa haji dan qurban. Inti ibadah haji adalah wukuf di Arafah. Saat mendengarkan khutbah ibaratkan sedang wukuf di Padang Arafah. Mari renungi perjalanan hidup selama ini.

Dari usia yang Allah berikan, berapa lama yang telah kita isi dengan amal saleh. Jika masih banyak kesalahan segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Cari akar masalah mengapa masih banyak berbuat salah.

Selepas wukuf jamaah haji pergi ke Muzdalifah dan lanjut ke Mina melempar jumrah Aqabah di tanggal 10 Dzulhijjah. Jumrah aqabah adalah simbol hawa nafsu yang membuat manusia berbuat salah. Hancurkan itu semua dengan lemparan batu atas nama Allah.

Hal ini sejalan dengan makna dan hikmah penyembelihan hewan qurban yaitu memotong semua sifat kebinatangan seperti serakah, amarah, sombong, dengki, iri hati. Jika hawa nafsu bisa terkendalikan maka muncul sifat takwa yang cenderung kepada kebaikan.

Artikel Terkait:
  • Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan
  • Harta Ilmu di Perpustakaan Masjid Nabawi Menanti Eksplorasi
  • Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan
  • Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

Penyembelihan hewan qurban berawal dari mimpi Nabi Ibrahim a.s di mana Allah memerintahkannya menyembelih anaknya Ismail. Tersampaikannya mimpi itu ke anaknya dan Ibrahim minta pendapat Ismail. Luar biasa jawaban Ismail. Ia meminta bapaknya menjalankan perintah Allah dan berharap semoga dia termasuk golongan orang-orang sabar.

Hikmah dari kisah ini bahwa Nabi Ibrahim a.s, Ismail dan juga istrinya Siti Hajar adalah orang-orang saleh dan salehah karena punya iman, sabar, tawakkal, ridha dan ikhlas atau ISTRI. Iman membuat mereka patuh, tunduk dan taat menjalankan perintah Allah tanpa syarat, termasuk perintah menyembelih anak kesayangan semata wayang yang menunggu hampir 100 tahun.

Sabar menjalankan perintah dengan penuh tawakkal, ridha dan ikhlas. Ternyata perintah itu hanya ujian dari Allah. Apakah Ibrahim tetap lebih cinta kepada Allah daripada cinta kepada Ismail? Ibrahim lulus ujian dan Ismail Allah ganti dengan domba besar. Demikianlah awal mula penyembelihan hewan qurban.

Sebab peristiwa itu Ibrahim a.s digelari Allah sebagai kholilullah, kekasih Allah. Allah mencintainya karena keimanannya yang luar biasa. Mencintai Allah melebihi cinta kepada anaknya Ismail. Semoga momentum Idul Adha ini membuat kita juga dapat meraih cinta Allah melalui muhasabah diri, taubatan nasuha dan bertekad patuh pada perintah Allah dan Rasul-Nya. Aamiin.

Jangan Lewatkan:
  • Koneksi dengan Allah Harus Lebih Kuat
  • Sosok Mulia Ciptaan Allah, Inilah Peran Perempuan dalam Islam
  • Doa Awal Ramadhan: Sambut Bulan Suci dengan Penuh Berkah
  • Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci
Adi Hidayat Catatan Syamril Idul Adha Qurban
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban
Next Article Cara Penyembelihan atau Mematikan Hewan Menurut Syariat Islam, Pelaksanaan Qurban di Hari Iduladha

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Penyebab dan Dampak Kesombongan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Perspektif Udex Mundzir

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

Antara Harapan dan Kekecewaan

Editorial Udex Mundzir

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Perspektif Udex Mundzir

Kekalahan RIDO: Pelajaran dari Jakarta

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi