Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Ketika anak koruptor dikasih simpati, rakyat kecil malah disita motor karena telat bayar pajak.
Udex MundzirUdex Mundzir11 April 2025 Perspektif
Prabowo Korupsi dan Keadilan Rakyat
Ilustrasi Korupsi dan Keadilan Rakyat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pernyataan Prabowo Subianto baru-baru ini soal penyitaan aset koruptor kembali mengundang polemik. Di satu sisi, ia menyatakan aset koruptor layak disita untuk mengembalikan kerugian negara. Tapi di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya berlaku “adil” terhadap keluarga sang koruptor, seperti anak dan istri.

Sebuah pernyataan yang terdengar humanis. Tapi jadi ironi ketika dibandingkan dengan nasib jutaan rakyat kecil yang bahkan tidak sempat merasakan keadilan serupa.

Ketika seorang warga telat bayar pajak kendaraan, motor bisa langsung disita di pinggir jalan. Tak ada empati, tak ada pengertian bahwa dia harus menyekolahkan anak, membayar utang, atau sekadar beli sembako.

Tapi untuk keluarga koruptor yang hidup berkecukupan dari uang haram, justru diajak “dipahami.”Ini bukan keadilan. Ini penghinaan terhadap logika keadilan.

Rakyat tidak menuntut balas dendam terhadap keluarga koruptor. Tapi ketika kejahatan luar biasa seperti korupsi justru direspons dengan empati yang berlebihan, maka yang rusak bukan hanya hukum, tapi moral publik.

Baca Juga:
  • Biru Fund dan Masa Depan Tambak
  • Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia
  • Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi
  • Djibouti dan Politik Geografi

Seorang netizen di kolom komentar menulis, “Hebat ya, lebih mikirin anak koruptor daripada rakyat yang bayar pajak.”Komentar itu tidak sendirian. Respon-respon publik di media sosial memperlihatkan kekesalan yang massif. Mereka mempertanyakan, mengapa pemerintah lebih lembut terhadap koruptor ketimbang terhadap rakyat yang jujur tapi miskin?

Apakah ini warisan pola pikir sepuluh tahun terakhir? Di mana korupsi dilawan dengan narasi sinetron, bukan tindakan konkret?Jika iya, maka sangat disayangkan jika Prabowo—yang dulu keras bersuara soal pemberantasan korupsi—kini justru terlihat mengikuti jejak gaya kepemimpinan Jokowi: lembek terhadap elit, galak terhadap rakyat kecil.

Masyarakat tidak butuh narasi empati untuk anak koruptor. Yang dibutuhkan adalah keadilan hukum yang tegas dan merata.Kalau memang ingin adil, adililah semua: rakyat miskin, pengusaha, birokrat, dan ya—koruptor serta keluarganya. Tapi keadilan bukan berarti membiarkan kemewahan dari hasil korupsi tetap dinikmati.

Tak ada jaminan bahwa istri atau anak pelaku korupsi benar-benar “tidak tahu-menahu.” Banyak kasus justru melibatkan istri sebagai penikmat harta, bahkan sebagai penyimpan aset.

Artikel Terkait:
  • Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan
  • Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan
  • Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan
  • Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Jika logika Prabowo diterapkan, maka semua penikmat hasil kejahatan bisa mengaku tidak tahu, lalu dibiarkan hidup nyaman.

Rakyat makin muak melihat kemewahan keluarga koruptor di Instagram. Sementara banyak anak buruh bahkan tidak tahu apakah besok bisa makan atau tidak.Ini bukan soal balas dendam. Ini soal logika keadilan yang waras.

Kalau tidak bisa menyita semuanya, jangan malah mengalihkan simpati kepada mereka yang justru ikut menikmati hasil kejahatan.

Jangan Lewatkan:
  • Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong
  • Pramuka Cisayong, Saatnya Bergerak
  • Ketika Dilempari Batu, Bangunlah Istana: Pelajaran Bijak Menghadapi Kritik
  • Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Rakyat butuh pemimpin yang membela mereka, bukan membela sisa-sisa privilese orang-orang rakus.

Keadilan Sosial Korupsi di Indonesia Penyitaan Aset Prabowo Subianto Suara Rakyat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSunggono Apresiasi Pengabdian Edy Mardian di BPBD Kukar
Next Article Sekda Kukar Lepas Purna Tugas Sekretaris BPBD Edy Mardian

Informasi lainnya

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

3 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

22 September 2026

Ketika Peneliti Mengurus Kuitansi

10 September 2026

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

25 Agustus 2026

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

24 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi