Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 26 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Udex MundzirUdex Mundzir20 November 2024 Editorial
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Menentukan usia yang tepat untuk memberikan ponsel kepada anak telah menjadi diskusi hangat dalam beberapa tahun terakhir. Di satu sisi, perkembangan teknologi menuntut adaptasi sejak dini. Namun di sisi lain, dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan sosial anak memerlukan perhatian serius. Beberapa ahli memberikan rekomendasi, tetapi tetap saja, tidak ada standar yang mutlak.

Penelitian dari organisasi Children and Screens menunjukkan bahwa usia minimal yang direkomendasikan untuk memberikan HP kepada anak adalah 11 tahun. Penundaan hingga usia 13 tahun untuk penggunaan media sosial juga disarankan demi mencegah paparan berlebihan terhadap konten digital yang mungkin belum sesuai untuk usia anak.

Rekomendasi itu didukung oleh hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa anak yang terpapar media sosial di usia dini sering kali mengalami masalah dalam hal kesehatan mental dan emosional.

Dalam konteks ini, penelitian dari Sapien Labs memberikan data penting bahwa kesehatan mental anak yang menerima smartphone pada usia terlalu dini cenderung lebih terganggu dibandingkan mereka yang baru mendapatkannya di usia remaja, sekitar 14 tahun atau lebih.

Anak yang terpapar ponsel dan media sosial sebelum usia yang cukup matang sering kali mengalami kecemasan, ketidakpercayaan diri, bahkan depresi. Paparan ini berpotensi memengaruhi perkembangan emosi dan kemampuan bersosialisasi, terutama bila penggunaannya tidak diawasi secara ketat oleh orang tua.

Namun, tidak bisa hanya mengacu pada usia sebagai faktor tunggal dalam menentukan kapan anak bisa memiliki ponsel. Kedewasaan anak dalam bersikap dan tanggung jawab juga menjadi aspek yang tak kalah penting.

Setiap anak memiliki tingkat perkembangan mental yang berbeda. Anak yang mampu menunjukkan kedewasaan dalam memahami aturan, serta memiliki kemampuan mengontrol waktu penggunaan teknologi, mungkin lebih siap untuk diberi tanggung jawab atas perangkat pribadi seperti HP.

Untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan ponsel, orang tua disarankan menetapkan batasan waktu dan akses terhadap konten yang sesuai usia. Melakukan dialog terbuka tentang risiko dan manfaat teknologi juga dapat membantu anak memahami tanggung jawab yang menyertainya.

Edukasi mengenai etika digital, keamanan siber, dan penggunaan media sosial yang sehat adalah bagian dari persiapan yang penting sebelum anak memiliki ponsel.

Oleh karena itu, keputusan memberikan HP kepada anak sebaiknya bersifat individual dan fleksibel, disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Orang tua perlu mempertimbangkan saran dari para ahli, namun juga tidak boleh mengabaikan perkembangan dan kedewasaan anaknya sendiri.

dampak penggunaan HP teknologi untuk anak usia ideal HP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Pilkada 2024, Pjs Bupati Kutim Hadiri Rakor Forkopimda di Balikpapan
Next Article Said Didu Tegas Tolak Mediasi dengan Apdesi soal Kisruh PIK 2

Informasi lainnya

Ketika Narkoba Dilindungi Oknum

15 Februari 2026

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

31 Januari 2026

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

26 Januari 2026

Warisan Masalah Era Jokowi

19 Januari 2026

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

5 Januari 2026

Menguji Gelar Pahlawan Soeharto

13 November 2025
Paling Sering Dibaca

Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Editorial Udex Mundzir

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Prabowo Tak Berani Pecat Bahlil: Stabilitas Koalisi Mengalahkan Kepentingan Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

Layanan Legalisasi Apostille, Langkah Terbaru Ditjen AHU

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor