Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Gelisah, Banyak Anak Belum Terima Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih perlu tambahan anggaran untuk mencapai target.
AssyifaAssyifa18 Januari 2025 Nasional
Program Makan Bergizi Gratis 2025
Prabowo khawatir masih banyak anak yang belum mendapat makanan bergizi gratis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keresahannya karena banyak anak belum menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan hal ini usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan, Jumat (17/1/2025).

“Pak Presiden gelisah karena banyak anak yang belum mendapatkan MBG. Itu artinya beliau sedang memikirkan untuk mempercepat proses ini, sehingga di akhir 2025 target 82,9 juta penerima bisa segera mendapatkan manfaat,” kata Dadan.

Menurut Dadan, meskipun anggaran sebesar Rp71 triliun telah disiapkan, dana tersebut hanya mampu menjangkau 15 hingga 17,5 juta penerima. Target 82,9 juta penerima sebenarnya merupakan sasaran jangka panjang yang diharapkan tercapai pada 2029.

Dadan menambahkan, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada anggaran tambahan sebesar Rp100 triliun yang diharapkan bisa direalisasikan pada September 2025.

Baca Juga:
  • Siapkan Persyaratan CPNS 2023: Format Dokumen Lengkap
  • Kemenangan Penuh Inspirasi Inovasi Lomba Haji Ramah Lansia
  • Kepala BKPSDM Temukan Fakta Mengejutkan: Guru Lapor Pungli Gagal
  • Menaker Kutuk Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

“Ketika presiden punya keinginan untuk menggapai seluruh penerima manfaat, otomatis anggaran akan bertambah. Menteri Keuangan kelihatannya menyampaikan semua sangat tergantung kepada presiden,” ujar Dadan.

Program MBG, yang dimulai pada 6 Januari 2025, memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun keagamaan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, pemerintah daerah dapat berkontribusi melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebutkan, pemerintah daerah diharapkan dapat mengalokasikan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp5 triliun.

Artikel Terkait:
  • Sidang Isbat 1 Syawal Digelar Hari Ini, Bali Tak Ikut Pantau Hilal
  • Gerakan Muda Visioner: Kamarudin Tersangka Murni Soal Hukum Bukan Politik
  • Pensiun 59 Tahun Dinilai Untungkan BPJS, Picu Kesenjangan
  • Antrean Haji Panjang Disorot, Sistem Dinilai Tak Adil Lagi

“September nanti setelah pelantikan kepala daerah ada perubahan dan pergeseran APBD,” ujar Tito.

Tito mencontohkan Kabupaten Badung, Bali, yang memiliki APBD dominan dari pendapatan asli daerah (PAD), bisa membiayai makan gratis untuk 72 ribu siswa SD. Namun, daerah dengan PAD rendah di Indonesia Timur mungkin hanya mampu mendanai 500 anak. Sisanya akan ditangani oleh BGN.

“Pemerintah daerah bisa berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing, sehingga program ini dapat berjalan secara merata,” tambah Tito.

Jangan Lewatkan:
  • Bahlil Akan Tertibkan BBM Subsidi, Pantang Mundur Meski Picu Polemik
  • Investasi Swasta IKN Kalimantan Timur Minim Meski Banyak Surat Minat
  • Hasil Sidang Isbat: Awal Ramadan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025
  • BWI : Wakaf sebagai Investasi Hidup untuk Dunia dan Akhirat
Anak-anak APBD BGN Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDemo Buruh di Tasikmalaya, Wali Kota Tak Temui Massa
Next Article Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Waspada Belanja Online Bodong

Bisnis Alfi Salamah

Hari Dongeng Nasional 28 November

Happy Udex Mundzir

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Tips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi