Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menkumham Bahas Sistem Royalti dengan Agnez Mo hingga BCL

Sejumlah musisi Indonesia menyampaikan aspirasi kepada Menteri Hukum dan HAM terkait revisi UU Hak Cipta dan sistem royalti.
AssyifaAssyifa22 Februari 2025 Nasional
Revisi UU Hak Cipta dan sistem royalti musik
Musisi Indonesia Bahas Royalti dan UU Hak Cipta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menerima audiensi sejumlah musisi ternama Indonesia, termasuk Agnez Mo, Arman Maulana, Ariel Noah, dan Bunga Citra Lestari (BCL). Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (19/2/2025) ini membahas sistem royalti dalam industri musik, terutama dalam konteks revisi Undang-Undang Hak Cipta yang sedang dibahas di DPR.

Dalam konferensi pers usai audiensi, Supratman menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif para musisi dalam menyampaikan aspirasi mereka.

“Saya berterima kasih kepada Agnez Mo dan para musisi lainnya atas masukan yang diberikan. Masukan ini akan kami jadikan pertimbangan dalam pembahasan revisi Undang-Undang Hak Cipta,” ujar Supratman.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk akademisi dan pemangku kepentingan lainnya. Setiap masukan yang diterima akan dikaji lebih lanjut setelah draf RUU Hak Cipta masuk ke Kemenkumham.

Dalam pertemuan itu, Agnez Mo menekankan pentingnya pemahaman yang lebih baik terhadap regulasi hak cipta. Ia juga berbagi pengalamannya sebagai pencipta lagu yang berkarier di dalam dan luar negeri serta keterlibatannya dengan Broadcast Music, Inc. (BMI), sebuah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di Amerika Serikat.

“Saya warga negara Indonesia, saya taat hukum Indonesia. Sayangnya, ada kasus yang membuat kami bingung. Jadi, saya pikir ini kesempatan yang baik untuk berdialog agar kami semua lebih sadar hukum,” ujar Agnez Mo.

Sementara itu, Arman Maulana menyoroti keresahan para musisi terkait sistem royalti yang menjadi alasan utama pertemuan ini.

“Kami berkumpul karena belum ada serikat penyanyi yang menaungi kami, sehingga beberapa penyanyi membentuk Vibrasi Suara Indonesia atau VISI dan menyusun manifesto,” jelas vokalis Gigi itu.

Ariel Noah menambahkan bahwa VISI hadir untuk mewakili suara para penyanyi yang menginginkan penyelesaian segera atas polemik yang berkembang.

“Kami ingin negara hadir untuk menengahi dan menyelesaikan persoalan ini agar ada kejelasan bagi semua pihak,” ujar Ariel.

Bunga Citra Lestari juga menekankan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menciptakan ekosistem musik yang lebih adil bagi semua pihak.

“Kami ingin ada solusi agar industri musik bisa berjalan dengan fair dan baik untuk semua,” ujar BCL.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat dialog antara pemerintah dan para musisi demi menciptakan kebijakan hak cipta yang lebih jelas dan adil bagi industri musik Indonesia.

Agnas Mo Ariel Noah Arman Maulana BCL Hak Cipta Kemenkumham Royalti Musik
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePropam Polri Periksa Anggota Polda Jateng Terkait Lagu ‘Bayar Polisi’
Next Article Kemenag Gandeng Lion Air untuk Pengangkutan Jemaah Haji 2025

Informasi lainnya

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

18 Februari 2026

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

17 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Keadilan Dibelokkan oleh Kekuasaan

Editorial Udex Mundzir

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Opini Assyifa

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri

Islami Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor