Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Kado Lebaran yang ditunggu rakyat bukan sekadar diskon sesaat, tapi jaminan kualitas dan kejujuran layanan.
Udex MundzirUdex Mundzir29 Maret 2025 Editorial
Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Lebaran 2025
Ilustrasi Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Lebaran 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pemerintah dan Pertamina akhirnya memberi kejutan kecil menjelang Lebaran 2025. Mulai 29 Maret, harga BBM non-subsidi resmi turun. Pertamax, Pertamax Green, Dexlite, dan varian lainnya disesuaikan turun antara Rp400 hingga Rp700 per liter. Bagi sebagian masyarakat, ini tentu kabar baik, apalagi menjelang arus mudik yang akan menguras ongkos perjalanan.

Plt. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyebut langkah ini sebagai “kado spesial Lebaran”. Kalimat itu manis terdengar. Tapi masyarakat berhak bertanya: apakah ini hanya kado sesaat, atau cerminan arah kebijakan energi yang lebih berpihak ke rakyat?

Harga BBM di Indonesia, khususnya non-subsidi, memang mengikuti mekanisme pasar. Namun kenyataannya, saat harga minyak dunia turun, penyesuaian harga di dalam negeri sering terlambat. Ketika harga naik, rakyat segera diminta maklum. Tapi saat harga turun, justifikasi yang muncul bisa beragam.

Maka penurunan kali ini patut diapresiasi, meskipun datang terlambat. Yang jauh lebih penting dari angka penurunan adalah jaminan kualitas produk dan transparansi distribusi. Karena apa gunanya harga murah, jika BBM yang dibeli ternyata oplosan atau tercampur zat yang merusak mesin?

Kasus BBM oplosan bukan isapan jempol. Setiap tahun menjelang Lebaran, aduan soal kualitas bahan bakar meningkat. Mulai dari kendaraan mogok usai mengisi, tangki kemasukan air, hingga oknum yang mencampur BBM resmi dengan zat tak layak. Ini bukan hanya soal kerugian ekonomi, tapi juga ancaman keselamatan.

Baca Juga:
  • Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota
  • UKT dan Ilusi Kesejahteraan ASN
  • Pemerintahan Indonesia Masih Menggunakan Manajemen Penjajah
  • Bayang-Bayang Dwifungsi

Pertamina berkali-kali mengklaim distribusi aman dan pasokan cukup. Namun di lapangan, pengawasan sering lemah, terutama di SPBU-SPBU kecil dan di daerah pelosok. Padahal, mudik Lebaran adalah momen ketika mobilitas masyarakat mencapai puncaknya, dan risiko menjadi berlipat ganda.

Pemerintah dan Pertamina seharusnya tidak hanya mengumumkan harga. Mereka juga wajib menjamin keaslian produk, meningkatkan pengawasan, dan menindak tegas pelaku kecurangan di jalur distribusi. Program ramp check armada tangki dan penyebaran pos siaga BBM memang langkah positif, tapi jangan berhenti di seremonial.

Di sisi lain, turunnya harga BBM juga memperlihatkan realitas bahwa rakyat sangat sensitif terhadap kebijakan yang langsung menyentuh kantong mereka. Penyesuaian ini terasa lebih nyata daripada berbagai program subsidi yang rumit, lambat, dan rawan salah sasaran.

Namun, kita juga tak boleh melupakan konteks besar: penurunan harga BBM tidak serta-merta menjawab persoalan daya beli yang lesu. Menjelang Lebaran 2025 ini, banyak laporan menyebut konsumsi rumah tangga tak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Harga-harga bahan pokok masih tinggi.

Artikel Terkait:
  • Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat
  • Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau
  • Kegaduhan yang Disengaja
  • Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Kebijakan harga energi harus berjalan seimbang dengan perlindungan daya beli masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, pemangkasan harga BBM harus dibarengi kontrol harga logistik, evaluasi ongkos distribusi, dan langkah nyata mengendalikan inflasi pangan.

Jangan sampai publik hanya diberi “kado Lebaran” dalam bentuk angka, tapi tetap harus membayar mahal dalam bentuk lain: harga pangan yang melambung, transportasi umum yang naik, atau layanan publik yang tidak membaik.

Pemerintah perlu menjadikan kebijakan energi sebagai bagian dari sistem jangka panjang yang adil, bukan hanya alat politis menjelang momen besar. Harga boleh turun sesaat, tapi akuntabilitas harus terus naik.

Jangan Lewatkan:
  • Gema Impian di Tengah Asa: Piala AFF 2024
  • Koperasi Desa atau Alat Kuasa?
  • Antara Harapan dan Kekecewaan
  • Lebih 12 Persen Tidak Mau Andi Harun Jadi Wali Kota!

Dan terakhir, jangan lupakan soal trust. Masyarakat bisa menerima BBM non-subsidi turun, asal bukan oplosan, bukan pencitraan, dan bukan sekadar simbol. Karena yang dibutuhkan rakyat bukan kejutan, tapi kepastian.

Harga BBM 2025 Kebijakan Energi Kualitas BBM Mudik Lebaran Pertamina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWagub Kaltim Imbau Pemudik Tertib, ASN Dilarang Pakai Mobdin
Next Article Puasa dan Pemberantasan Korupsi

Informasi lainnya

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026

MBG dan Risiko Cobra Effect

4 Mei 2026

Pendidikan Tersedot Program MBG

2 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

Ujian Jabatan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Pegeseran Makna Staycation dan Arti Sebenarnya

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Info Haji
Alfi Salamah1 Juli 2023

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Hukum Barang Temuan dalam Islam

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi