Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Puasa dan Pemberantasan Korupsi

Kisah jenaka namun ironi soal ibadah dan korupsi menjadi bahan renungan publik di akhir Ramadhan.
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi29 Maret 2025 Islami
Refleksi Ramadhan dan korupsi di Indonesia
Ilustrasi Refleksi Ramadhan dan korupsi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Seorang polisi sangat kaget melihat pencuri yang ditangkapnya shalat di dalam tahanan. Dia bertanya ke pencuri “bapak kok shalat padahal pencuri?” Apa jawaban pencuri “shalat itu ibadah mencuri itu pekerjaan”. Itu cerita Prof. Hamdan Juhannis pada ceramah di Wisma Kalla beberapa tahun lalu. Apa yang aneh dari jawaban pencuri itu?

Dia merasa wajar saja karena dia memisahkan antara ibadah dan pekerjaan. Pekerjaan boleh apa saja baik halal atau haram yang penting jangan lupa shalat. Urusan pekerjaan tidak ada hubungan dengan Allah. Jadi kerja dan ibadah sesuatu yang terpisah.

Sepertinya cerita di atas hanya fiktif dan tidak mungkin terjadi. Anda salah. Ini banyak terjadi dalam kehidupan kita dalam nuansa yang sama. Seorang teman bercerita saat temannya yang pengusaha mengurus ijin usaha ke sebuah instansi.

Terjadi negosiasi pembayaran sogokan dengan salah seorang pejabatnya. Tiba-tiba terdengar adzan. Si pejabat berkata “kita shalat dulu pak. Setelah shalat kita lanjutkan”.

Mereka pun menuju masjid untuk shalat dan setelah selesai lanjut lagi negosiasinya. Si pengusaha ini bingung juga. Kok bisa ya orangnya rajin shalat tapi juga suka terima sogokan. Suka korupsi. Pemahaman si pejabat mirip dengan si pencuri. Bahwa shalat itu ibadah, negosiasi sogokan itu pekerjaan.

Baca Juga:
  • Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri
  • Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?
  • 6 Amalan Sunnah Malam Idulfitri
  • Adab Bertemu Guru dalam Islam

Seolah-olah ruang dan waktu kehidupan tersekat. Saat di tempat kerja secara terbuka membahas rencana manipulasi dan tindakan yang tidak sesuai ajaran agama. Tidak masalah yang penting menguntungkan.

Saat di masjid tiba-tiba berubah menjadi sangat khusyu dalam zikir dan shalat, membaca Al Qur’an, menyimak ceramah. Apalagi di bulan ramadhan. Orang yang melihat di masjid tidak akan menyangka kalau di luar masjid membahas rencana yang tidak sesuai ajaran agama.

Apa akar masalah dari berbagai perilaku seperti di atas? Itu karena manusia belum secara utuh ‘meletakkan’ Allah dalam kehidupannya. Allah hanya ada di masjid, atau tempat shalat. Padahal Allah ada di mana saja ruang dan waktu kehidupan kita. Di mana saja dan kapan saja Allah Maha Menyaksikan apa yang kita lakukan.

Selanjutnya itu terjadi karena kita memaknai ibadah hanya ibadah khusus seperti shalat. Sehingga di luar itu bukan ibadah. Padahal tujuan Allah menciptakan manusia adalah untuk beribadah. Jadi seluruh aktivitas kita baik shalat, bekerja, makan, tidur dan lainnya harus bernilai ibadah.

Artikel Terkait:
  • Manfaat Ramadhan
  • Hati-Hati dengan Doa Keburukan
  • Koneksi dengan Allah Harus Lebih Kuat
  • Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Bulan Ramadhan dengan ibadah puasa selama sekitar 13,5 jam melatih kita untuk merasakan keberadaan Allah di luar waktu shalat. Kita berada dalam keadaan beribadah puasa sambil melakukan pekerjaan sehari-hari.

Harapannya terjadi penyatuan antara pekerjaan dan ibadah. Tumbuh rasa takut untuk berbuat salah di aktivitas pekerjaan karena sedang beribadah puasa. Semoga itu terus terbawa di luar bulan Ramadhan termasuk kepada para pejabat yang ada peluang untuk korupsi.

Adanya kesadaran dalam pengawasan Allah membuat para pejabat tidak berani korupsi. Masyarakat juga tidak berani menyogok karena takut dosa dan pelanggaran. Jika itu terjadi korupsi akan berkurang di negeri ini apalagi disertai penegakan hukum yang tegas dan adil.

Jangan Lewatkan:
  • Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu
  • Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim
  • Mengulang Jejak Sejarah: Tradisi Mengantar Jamaah Haji
  • Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Makassar, 29 Ramadhan 1446H

Etika Pekerjaan Integritas ASN Kesadaran Spiritual Korupsi dan Ibadah Ramadhan 1446
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHarga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan
Next Article Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Bayang Luhut di Tubuh Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi