Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah

Ketidakpastian global dan tarif impor AS dorong investor pilih strategi bertahan dan lindung nilai.
ErickaEricka19 Juni 2025 Ekonomi
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,25–4,5 persen pada Kamis (19/6/2025). Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar dan menghasilkan dampak terbatas terhadap iklim investasi global, yang hanya mengalami penurunan tipis.

Analis platform investasi Reku, Fahmi Almuttaqin, menyampaikan bahwa pergerakan pasar merespons stabil. Indeks Dow Jones turun tipis 0,10 persen ke 42.171, sementara S&P 500 hampir stagnan di 5.980 dan Nasdaq naik 0,13 persen ke 19.546. Aset kripto juga mencatat koreksi ringan, dengan Bitcoin dan Ethereum hanya turun di bawah 1 persen.

“Investor sudah mengantisipasi keputusan ini. Banyak yang memilih sikap wait and see sambil menunggu perkembangan data inflasi dan ketegangan geopolitik, terutama isu tarif AS dan konflik Israel-Iran,” ujar Fahmi.

The Fed membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali tahun ini. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menekankan bahwa risiko inflasi masih tinggi, terutama akibat kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan pemerintah Trump. Efek dari kebijakan ini diperkirakan baru akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga:
  • Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan
  • Wakil Ketua DPR: Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg Bukan dari Prabowo

Beberapa lembaga keuangan global, termasuk Morgan Stanley dan JPMorgan, memperkirakan suku bunga bisa bertahan tinggi hingga 2026 apabila inflasi tidak menunjukkan tanda penurunan. Namun, ruang pelonggaran masih terbuka apabila pasar tenaga kerja AS mulai melemah.

Di tengah ketidakpastian, investor cenderung mengalihkan perhatian ke aset lindung nilai. ETF Bitcoin spot tercatat melanjutkan tren arus masuk positif sejak 9 Juni. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin mulai dipandang sebagai alat pelindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik.

“Ketegangan di Timur Tengah tidak membuat minat beli investor AS terhadap ETF Bitcoin menurun. Justru terlihat adanya tren akumulasi, termasuk terhadap altcoin seperti Ethereum dan Ripple,” jelas Fahmi.

Artikel Terkait:
  • Zulhas Usul Kewenangan Lartas Impor Pangan Pindah ke Kemenko Pangan
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • Paylater Jadi Andalan Gen Z & Milenial Atur Keuangan
  • Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%

Meski demikian, reli besar pada altcoin diperkirakan baru terjadi saat suku bunga mulai turun dan likuiditas pasar membaik. Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, strategi dollar cost averaging (DCA) dinilai sebagai pendekatan terbaik bagi investor jangka menengah dan panjang.

Fahmi menambahkan bahwa penggunaan fitur seperti Packs di platform investasi digital memungkinkan diversifikasi otomatis ke berbagai aset, termasuk crypto blue chip dan ETF saham AS, sehingga membantu investor mengatur alokasi secara efisien.

Di tengah ketidakpastian kebijakan global dan dinamika geopolitik, investor disarankan tetap waspada namun tidak mengabaikan peluang strategis yang muncul dari pasar alternatif.

Jangan Lewatkan:
  • Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Naik, Begini Rinciannya
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat
Bitcoin ETF Investasi Global Strategi DCA Suku Bunga AS The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025
Next Article BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

3 Cara Efektif Lunasi Utang dengan Cepat

Daily Tips Silva

Gunung Andong, Primadona Pendaki Pemula

Travel Alfi Salamah

Mindset Hack to Stop Overthinking

Happy Assyifa

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi