Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 8 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor

Mantan Presiden AS Donald Trump melayangkan somasi ke dua media besar, CNN dan New York Times, karena pemberitaan soal serangan ke Iran.
ErickaEricka28 Juni 2025 Global
Donald Trump
Donald Trump (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Donald Trump kembali memicu kontroversi di panggung politik dan media Amerika Serikat. Kali ini, ia mengeluarkan surat somasi terhadap dua media utama, CNN dan New York Times, atas laporan mereka mengenai efektivitas serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Kemarahan Trump dipicu oleh pemberitaan pada 24 Juni 2025 yang merujuk penilaian awal Komando Pusat AS (CENTCOM). Dalam laporan itu, disebutkan bahwa serangan pada 22 Juni 2025 tidak berhasil menghancurkan target utama, yakni fasilitas inti dari program nuklir Iran. Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan klaim Trump yang menyatakan bahwa serangan tersebut sukses total.

Melalui akun Truth Social, Trump menyebut laporan itu sebagai “berita bohong” dan menyatakan bahwa “situs-situs nuklir Iran sudah benar-benar hancur”. Ia mengklaim, informasi yang digunakan media berasal dari kebocoran intelijen yang disengaja untuk merusak reputasinya.

Trump, melalui pengacaranya, mengancam akan menempuh jalur hukum jika kedua media tidak menarik berita dan meminta maaf secara terbuka. Ia juga meminta tindakan tegas terhadap para pejabat yang diduga membocorkan informasi rahasia.

Baca Juga:
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
  • Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil

Menanggapi hal tersebut, CNN dan New York Times secara terbuka menolak tuntutan Trump. CNN menyatakan bahwa mereka mendukung penuh integritas jurnalistik tim peliput mereka dan menegaskan bahwa laporan tersebut telah diverifikasi oleh berbagai sumber.

Sementara itu, New York Times melalui pengacara David E. McCraw menegaskan bahwa publik berhak mengetahui apakah kebijakan luar negeri negara mereka berjalan efektif atau tidak.

“Publik Amerika punya hak untuk mengetahui apakah serangan terhadap Iran, yang didanai oleh uang para pembayar pajak dan berdampak besar bagi setiap warga negara, berhasil atau tidak,” tulis McCraw dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan bahwa menyensor atau menekan media adalah pelanggaran terhadap prinsip dasar demokrasi dan kebebasan pers yang dilindungi Konstitusi AS. McCraw juga menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menarik berita maupun meminta maaf atas pemberitaan yang mereka nilai akurat.

Artikel Terkait:
  • PDIP Ingatkan: Palestina Harus Merdeka di Tanah Sendiri, Bukan Diterima Sementara
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

“Lebih tidak bertanggung jawab bagi seorang presiden menggunakan ancaman litigasi untuk membungkam publikasi yang berani menyampaikan analisis para profesional intelijen terhadap kebijakan luar negeri pemerintah,” tambah McCraw.

Trump memang dikenal sering melontarkan ancaman hukum terhadap media yang mengkritiknya. Sejumlah ahli Amandemen Pertama telah mengkritik pendekatan tersebut sebagai bentuk tekanan terhadap kebebasan pers.

Hingga kini, belum ada kejelasan apakah somasi tersebut akan dilanjutkan ke pengadilan. Namun, perseteruan ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung antara Trump dan media, terutama menjelang tahun politik yang semakin memanas di Amerika Serikat.

Jangan Lewatkan:
  • Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand
  • WOSM Luncurkan Branding Baru untuk Pramuka Dunia
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
CNN Donald Trump Media Amerika New York Times Serangan Iran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Tolak Rencana Pajak Toko Online, Sebut Bebani UMKM di Tengah Krisis
Next Article Bahlil Temui Prabowo di Hambalang, Spekulasi Rapat KMP Menguat

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Penyebab dan Dampak Kesombongan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Perspektif Udex Mundzir

Rahasia Ayam Goreng Kalasan yang Garing dan Manisnya Pas

Food Alfi Salamah

Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Editorial Udex Mundzir

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi