Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rakyat Terluka

Kerusuhan yang dipicu tragedi meninggalnya seorang driver ojek online memunculkan gelombang protes rakyat di berbagai daerah.
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi2 September 2025 Politik
Demo
Ilustrasi Demo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Indonesia mencekam. Bermula dari peristiwa demonstrasi 28 Agustus 2025. Awalnya biasa saja. Lalu mulai memanas. Polisi menembakkan gas air mata. Sampai akhirnya seorang driver ojek online meninggal dunia. Terlindas mobil barracuda Brimob.

Kejadian itu memicu kemarahan warga pada institusi kepolisian. Di berbagai daerah polisi menjadi sasaran kemarahan rakyat. Kantor dan pos polisi dibakar. Tidak hanya itu. Fasilitas umum juga dibakar. Di berbagai daerah kantor DPRD dan Pemerintahan juga dibakar. Bahkan berlanjut dengan penjarahan rumah beberapa anggota DPR dan seorang Menteri.

Apa penyebab utama semua kejadian tersebut? Menurut Prof. Dr. KH. Asrorun Niam Soleh, M.A, Ketua MUI Pusat Bidang Fatwa, pada acara Dewan Syariah Wahdah Islamiyah di Makassar 1 September 2025, penyebabnya yaitu rakyat terluka. Rakyat terluka karena kebijakan pemerintah yang sejak awal pemerintahan Prabowo banyak yang tidak berpihak pada rakyat. Kasus pagar laut, kenaikan PPN, distribusi gas 3 kg, blokir rekening oleh PPTAK, tanah disita negara dan lainnya. Muncullah protes “Indonesia Gelap”, “kabur aja dulu” dan lainnya.

Saat kesulitan fiskal melanda, pemerintah melakukan efisiensi. Banyak pos anggaran dikurangi termasuk transfer dana ke daerah. Beberapa Pemda pun menaikkan pajak PBB ke rakyat untuk mencukupkan dana operasional daerah. Rakyat bergolak. Demo di Pati dan Bone menjadi berita nasional.

Baca Juga:
  • Timsus 212 SG Tangkap Pelaku Serangan Fajar di Majalaya
  • Unggul Quick Count, Rudy-Seno Tegaskan Lagi Janjinya untuk Masyarakat Kaltim
  • Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik Purbaya Gantikan Sri Mulyani
  • Prabowo: Koruptor Tak Rela Pemerintah Bersih-bersih

Pemerintah Daerah diminta kencangkan ikat pinggang. Tapi anggaran Pemerintah Pusat dan DPR malah bertambah. Jumlah kementerian dan lembaga setingkat kementerian juga terus bertambah. Belum lagi pejabat khususnya Menteri dan Wakil Menteri sangat banyak.

Luka itu semakin besar saat masyarakat mengetahui bahwa anggota DPR penghasilannya bertambah. Ada tunjangan perumahan 50 juta per bulan. Muncullah protes dari masyarakat dengan aspirasi “Membubarkan DPR”. Beberapa anggota Dewan menanggapinya dengan emosional. Ahmad Sahroni anggota DPR dari Partai Nasdem mengatakan: “orang yang ingin membubarkan DPR adalah orang tertolol sedunia”.

Pernyataan ini membuat rakyat semakin terluka. Luka rasa keadilan bertumpuk dengan penghinaan. Demo besar pun terjadi pada tanggal 25 dan 28 Agustus. Akhirnya terjadilah kerusuhan yang dipicu oleh meninggalnya Affan, driver ojek online. Demo masih terus berlanjut hari ini 1 September 2025 di berbagai daerah.

Presiden dan DPR bersama para Ketua Umum Partai telah bertemu. Berbagai kebijakan telah diambil. Tunjangan DPR yang berlebihan dibatalkan. Perjalanan anggota DPR ke luar negeri juga dilakukan moratorium. Anggota DPR yang pernyataannya melukai hati rakyat juga sudah dinonaktifkan. Pengusutan anggota Brimob yang membuat Affan meninggal dunia juga dipercepat dan terbuka.

Artikel Terkait:
  • Bahlil Dipanggil Prabowo Usai Kebijakan LPG 3 Kg Picu Kegaduhan
  • Prabowo Hadiri KTT D-8 dan Pertemuan dengan Presiden Mesir
  • NasDem Desak Hukuman Berat bagi Oknum Korupsi Dapur MBG
  • Prabowo Ingin Naikkan Gaji Hakim demi Hapus Suap

Namun sepertinya itu belum menghentikan aksi demonstrasi. Beberapa kalangan berharap Presiden Prabowo bertindak lebih strategis. Melakukan reformasi pimpinan dan sistem di Kepolisian, merefresh dan merampingkan kabinet dan diisi putra putri terbaik bangsa yang bersih dari korupsi, membuat kebijakan pemerintah dan anggaran yang adil dan berpihak pada rakyat, memberantas korupsi dengan tegas dan mulai dari lingkaran terdekat. Harapan rakyat tertulis pada flyer 17+8 yang banyak beredar di media sosial.

Semoga Presiden Prabowo bersama jajarannya dapat mengatasi masalah ini dengan baik. Mendengarkan segala aspirasi dari berbagai kalangan. Segera mengambil tindakan yang dapat memulihkan luka dan kepercayaan masyarakat. Berkomunikasi dengan baik kepada rakyat dengan bahasa yang menenteramkan.

Para demonstran juga menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Jauh dari anarki, perusakan dan penjarahan. Aparat pun menghadapinya dengan humanis dan anti kekerasan. Jangan lupa selalu berdo’a agar Allah melindungi negeri ini dari segala mara bahaya dan petaka. Hasbunallah wa ni’mal wakil. Ni’mal maula wa ni’man nasir.

Jangan Lewatkan:
  • Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik
  • DPR Sahkan KUHAP Baru Berlaku Awal 2026
  • Pesta Kemenangan Pramono-Rano Tertunda
  • Presiden Umumkan Legislator Nirempati Dicabut dari DPR
Demo Indonesia 2025 DPR dan Publik Kebijakan Pemerintah Presiden Prabowo Rakyat Terluka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSelamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana
Next Article Ombudsman Kaltim Tekankan Polisi Wajib Humanis Saat Demo

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Hoax Surat Pemanggilan Tes Pegawai BPJS Kesehatan, Ini Klarifikasi dari Munaqib

Kroscek Nugroho

Tips Hindari FOMO Agar Tetap Kalem dan Bahagia

Daily Tips Ericka

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi