Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Fenomena menurunnya kondisi tubuh menjelang akhir Ramadan sering dikaitkan dengan kelelahan fisik, perubahan pola tidur, dan aktivitas ibadah yang meningkat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Kesehatan 350 Views
Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
Ilustrasi membaca Alquran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bagi sebagian umat Islam, sepuluh hari terakhir Ramadan ibarat garis akhir sebuah maraton spiritual. Ibadah semakin intens, malam semakin panjang, tetapi justru pada fase inilah banyak orang mengeluhkan tubuh mulai melemah, demam, atau sakit kepala.

Fenomena meningkatnya keluhan kesehatan di penghujung Ramadan kerap terjadi karena perubahan pola hidup yang cukup drastis selama bulan puasa. Aktivitas ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan iktikaf membuat waktu istirahat berkurang. Pada saat yang sama, tubuh tetap menjalankan rutinitas harian seperti bekerja, belajar, atau mengurus rumah tangga.

Selain itu, perubahan pola makan juga berpengaruh terhadap daya tahan tubuh. Banyak orang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar saat berbuka atau sahur, namun tidak selalu memperhatikan keseimbangan nutrisi. Kurangnya asupan air dan vitamin juga dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap kelelahan dan penyakit ringan.

“Di sepuluh hari terakhir Ramadan, aktivitas ibadah biasanya meningkat sementara waktu tidur berkurang. Kondisi ini bisa menurunkan daya tahan tubuh jika tidak diimbangi dengan pola makan dan istirahat yang cukup,” ujar seorang praktisi kesehatan yang menyoroti fenomena tersebut.

Baca Juga:
  • Self Love, Kunci Kesehatan Mental dan Kebahagiaan Diri
  • Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat
  • Manfaat Sehat Biji Selasih untuk Tubuh dan Kulit
  • Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Meski demikian, dalam perspektif Islam, sakit yang dialami seorang mukmin memiliki makna spiritual tersendiri. Beberapa hadis menyebutkan bahwa penyakit dapat menjadi sarana penghapus dosa sekaligus peningkatan derajat seseorang di sisi Allah, terutama jika dijalani dengan kesabaran.

Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa ketika seorang hamba beriman sakit, Allah memerintahkan malaikat untuk tetap mencatat pahala sebagaimana amal yang biasa ia lakukan ketika sehat. Dengan demikian, kondisi sakit tidak selalu berarti kehilangan pahala ibadah yang biasa dikerjakan.

Pada saat yang sama, umat Islam tetap dianjurkan untuk menjalankan amalan utama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an terutama pada akhir malam, serta melaksanakan iktikaf di masjid untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Para ulama juga menjelaskan bahwa kesempatan meraih malam Lailatul Qadar tetap terbuka bagi semua orang, termasuk perempuan yang sedang haid. Meskipun tidak dapat menjalankan salat atau puasa, mereka tetap bisa memperbanyak zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, atau memberikan makanan bagi orang yang berbuka puasa.

Artikel Terkait:
  • Cara Mudah Mengurangi Gula dan Garam untuk Hidup Sehat
  • Meluruskan Konsep Self Love, Cinta Diri yang Sehat dan Seimbang
  • Waspadai Tanda Masalah Usus Sejak Dini
  • Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri

Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri menjelaskan bahwa seseorang yang terhalang melakukan ibadah karena alasan syar’i tetap bisa memperoleh pahala apabila niat ibadahnya kuat. Ia mencontohkan hadis Nabi yang menyebutkan bahwa orang yang tidak bisa ikut suatu amal karena halangan tetap memperoleh pahala yang sama karena niatnya.

Fenomena banyak orang sakit menjelang akhir Ramadan akhirnya dapat dipahami dari dua sisi: faktor fisik akibat perubahan gaya hidup selama puasa, serta makna spiritual yang mengajarkan kesabaran dan keikhlasan. Dengan menjaga pola makan, cukup istirahat, dan mengatur aktivitas ibadah secara seimbang, umat Islam diharapkan tetap dapat memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadan tanpa mengabaikan kesehatan tubuh.

Jangan Lewatkan:
  • Pemerintah Pastikan Vaksin TBC Bill Gates Aman Uji Klinis di Indonesia
  • Menguatkan Jiwa, Pentingnya Self-Care dalam Kesehatan Holistik
  • Lanny Mulqie: Pola Hidup Sehat Kunci Kelola Hipertensi
  • Rebusan Seledri untuk Vitalitas Sehari-hari
10 Hari Terakhir Ramadan Ibadah Ramadan Kesehatan Saat Puasa Lailatul Qadar Ramadan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik
Next Article ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

Informasi lainnya

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Refleksi Kemenangan dan Kekalahan dalam Pilkada 2024

Editorial Udex Mundzir

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

Editorial Udex Mundzir

Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan

Editorial Udex Mundzir

Membentuk Generasi Hebat, Lima Syarat Menjadi Anak Hebat

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi