Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Merokok Setelah Olahraga, Kenali Risiko dan Bahaya bagi Kesehatan Tubuh

Gas beracun ini bisa mengganggu kinerja visual dan menghambat penalaran kognitif
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Agustus 2024 Kesehatan
Bahaya Merokok yang harus di hindari
Ilustrasi Bahaya Merokok (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bahaya merokok bagi kesehatan tubuh merupakan sesuatu yang harus diwaspadai. Bahkan, merokok dapat menyebabkan masalah kesehatan, meskipun dilakukan setelah berolahraga.

Sebetulnya, apa saja bahaya merokok setelah olahraga? Untuk mengetahuinya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini hingga tuntas. Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan, yang berpotensi mengancam jiwa dan menurunkan kualitas hidup.

Bahaya Merokok Setelah Olahraga

Apakah boleh merokok setelah olahraga? Perlu diketahui, merokok setelah olahraga merupakan kebiasaan yang salah dan perlu segera dihentikan. Sebab, hal tersebut dapat membuat seseorang tidak bisa memperoleh manfaat olahraga secara optimal.

Bahkan, merokok setelah berolahraga juga bisa memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan yang memengaruhi fungsi paru-paru, gangguan fungsi otak, hingga gangguan kardiovaskular. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Memengaruhi Fungsi Paru-Paru

Setelah berolahraga, tubuh akan membutuhkan oksigen lebih banyak untuk mendukung proses pemulihan. Karena itu, pernapasan biasanya menjadi lebih cepat dan disertai dengan peningkatan detak jantung setelah seseorang selesai berolahraga.

Baca Juga:
  • Pengetahuan Minim Hambat Pengendalian TBC Nasional
  • Pemerintah Diminta Waspadai Defisit BPJS Kesehatan
  • 12 Manfaat Mengonsumsi Air Putih untuk Kesehatan Tubuh Manusia
  • Dugaan Pemotongan Anggaran MBG, Apakah Cukup untuk Gizi Anak?

Jika dalam kondisi tersebut tubuh menghirup asap rokok, saluran udara di paru-paru akan menyempit sehingga membuat seseorang kesulitan bernapas. Akibatnya, kadar oksigen di dalam darah akan menurun.

2. Lemas

Karena dapat mengurangi kadar oksigen di dalam darah, merokok setelah olahraga juga dapat membuat seseorang merasa lemas dan kelelahan selama masa pemulihan. Hal ini bisa terjadi karena kekurangan oksigen dapat menghambat proses pengolahan energi di dalam tubuh.

3. Menurunkan Kadar Hormon Testosteron

Secara umum, olahraga dapat memicu peningkatan kadar hormon testosteron yang bisa membantu proses pembentukan otot tubuh. Namun, kebiasaan merokok setelah olahraga justru bisa menurunkan kadar hormon testosteron sehingga turut menghambat pembentukan otot di dalam tubuh. Pasalnya, mengisap rokok dapat merusak sel-sel yang berfungsi untuk memproduksi hormon testosteron di dalam tubuh.

4. Gangguan Fungsi Otak

Merokok setelah berolahraga juga dapat meningkatkan kadar karbon monoksida di dalam aliran darah. Perlu diketahui, karbon monoksida merupakan gas beracun yang dapat menyebabkan gangguan fungsi otak. Gas beracun ini bisa mengganggu kinerja visual, menghambat penalaran kognitif, serta memengaruhi keterampilan motorik.

5. Memicu Stres Oksidatif secara Berlebihan

Pada dasarnya, olahraga dan merokok sama-sama dapat memicu stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan kondisi ketika terdapat ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa keberadaan stres oksidatif ini merupakan kondisi yang normal jika berada dalam batas wajar.

Artikel Terkait:
  • IDAI Imbau Orang Tua: Vaksinasi Anak Sebelum Mudik Lebaran
  • Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh
  • Menkes Pastikan Vaksin TBC Gates Foundation Bukan Uji Coba Sembarangan
  • Tangisan Bakar Kalori: Fakta Ilmiah di Balik Air Mata

Namun, kebiasaan merokok setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan stres oksidatif secara berlebihan, yang mana hal ini bisa memicu terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan kronis, penyakit neurodegeneratif, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker.

6. Gangguan Kardiovaskular

Melansir dari The Korean Journal of Sports Medicine, kebiasaan merokok dapat menghambat proses pemulihan detak jantung serta meningkatkan rate-pressure product (RPP) setelah berolahraga. Rate-pressure product merupakan parameter untuk menilai kebutuhan oksigen pada jantung selama beraktivitas. Kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi serta penyakit jantung.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa olahraga sendiri dapat mengoptimalkan fungsi pembuluh darah serta mengurangi kekakuan pembuluh darah arteri. Namun, kebiasaan merokok setelah olahraga justru dapat menghambat hal ini.

Merokok Gaya Hidup Tak Sehat

Demikian penjelasan mengenai berbagai bahaya merokok setelah olahraga yang penting untuk diwaspadai. Pada dasarnya, merokok sendiri merupakan gaya hidup tidak sehat yang perlu segera hentikan agar tidak menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Jangan Lewatkan:
  • Ini Waktu Terbaik Minum Air agar Tubuh Tetap Sehat
  • Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!
  • Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran
  • Wacana Dokter Umum Boleh Operasi Caesar Dikritik Keras

Jika Anda ingin mengetahui saran pola hidup sehat yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals terdekat di kota Anda. Selain itu, Anda juga dapat memesan layanan Homecare – Kunjungan Dokter Umum dan Perawat dari Siloam at Home untuk mendapatkan penanganan medis di rumah.

Bahaya Merokok Olahraga Sehat Tips Menjaga Kesehatan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleVeddriq Leonardo, Peraih Emas Panjat Tebing Olimpiade Paris 2024
Next Article Tsabit bin Qurrah, Ahli Astronomi dan Matematika yang Merevolusi Ilmu Pengetahuan

Informasi lainnya

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026

Burnout Diam-Diam di Anak Muda

12 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Bumi Tanpa Pohon, Krisis yang Tak Terlihat

Opini Alfi Salamah

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Editorial Udex Mundzir

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir

Kenali Kapal Kayu Nelayan dan Kualitas Jual Tinggi

Kroscek Dexpert Corp

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi