Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon

Indonesia menolak versi Israel dan menuntut investigasi transparan atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati1 April 2026 Global
RI Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon
Umar Hadi dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

New York – Duka yang berubah menjadi kemarahan menggema di ruang sidang internasional, ketika Indonesia bersuara lantang atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon. Di tengah ketegangan global, tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa misi perdamaian pun tak luput dari ancaman konflik bersenjata.

Pemerintah Indonesia melalui Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Duta Besar Umar Hadi, menyampaikan sikap tegas dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB pada Selasa (31/3/2026).

Dalam forum tersebut, Indonesia mengutuk keras serangan yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 2026 yang menyebabkan tiga personel TNI gugur serta lima lainnya mengalami luka-luka saat menjalankan tugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Indonesia mengutuk keras serangan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026 yang mengakibatkan tiga prajurit gugur, serta lima prajurit lainnya terluka,” bunyi pernyataan resmi Perutusan Tetap RI untuk PBB.

Baca Juga:
  • Perubahan Dramatis: Arab Saudi Berdayakan Perempuan Sebagai Jubir
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

Dalam pidatonya, Umar Hadi menyebut nama para prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan terakhir. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tidak menerima penjelasan sepihak terkait insiden tersebut dan mendesak penyelidikan independen yang dilakukan langsung oleh PBB.

“Biar saya perjelas, kami menuntut penyelidikan langsung oleh PBB, bukan sekadar alasan alasan dari Israel,” ujar Umar Hadi dengan tegas di hadapan anggota Dewan Keamanan.

Selain menuntut investigasi menyeluruh, Indonesia juga mengajukan sejumlah desakan penting. Di antaranya adalah percepatan pemulangan jenazah prajurit dengan penghormatan yang layak, jaminan perawatan medis optimal bagi korban luka, serta komitmen semua pihak termasuk Israel untuk mematuhi hukum internasional dan menghentikan tindakan agresif di wilayah Lebanon.

Indonesia bersama Prancis turut mendorong pelaksanaan sidang darurat ini sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan pasukan penjaga perdamaian. Pemerintah juga meminta Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal segera mengambil langkah konkret guna meningkatkan perlindungan terhadap personel UNIFIL, termasuk evaluasi protokol keamanan dan kesiapan evakuasi darurat.

Artikel Terkait:
  • Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Vanuatu, Tsunami Teramati
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!
  • Salwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
  • Dubai Berencana Bangun Masjid Terapung Pertama di Dunia

Lebih jauh, Indonesia menilai eskalasi konflik di Lebanon tidak terlepas dari serangan militer Israel yang berulang kali melanggar kedaulatan negara tersebut. Tindakan tersebut dinilai tidak hanya mengancam stabilitas kawasan, tetapi juga berpotensi dikategorikan sebagai pelanggaran serius hukum internasional, bahkan kejahatan perang.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik. Indonesia menegaskan bahwa perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas utama komunitas internasional demi menjaga kredibilitas misi perdamaian global.

Sebagai penutup, Indonesia mendesak agar Dewan Keamanan PBB bersatu dalam sikap dan segera mengambil tindakan tegas. Tragedi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dunia dalam melindungi para penjaga perdamaian yang berada di garis depan konflik.

Jangan Lewatkan:
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina
  • Phubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
  • The Fed Diperkirakan Hanya Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini
  • Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman
Israel Lebanon Konflik Timur Tengah PBB TNI Lebanon UNIFIL
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHarga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil
Next Article Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pimpinan Viral, Yang Menderita Rakyatnya.

Editorial Udex Mundzir

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Perspektif Udex Mundzir

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Refleksi Alfi Salamah

Negara Hukum yang Pengadilannya Banyak, tapi Sulit Mencari Keadilan

Perspektif Udex Mundzir

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Saintek
Ericka28 April 2025

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi