Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ancaman Terhadap Ekonomi! Kenaikan PPN Tuai Kritikan

Tarif PPN baru saja naik menjadi 11% pada April 2022, dan terbukti langsung berdampak pada penurunan daya beli masyarakat
Alfi SalamahAlfi Salamah15 Maret 2024 Daerah
Ali Hamdi
Ali Hamdi, Ketua Fraksi PKS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Ketua Fraksi PKS Ali Hamdi menilai kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kontraproduktif dan akan memperparah situasi ekonomi masyarakat.

Wacana kenaikan PPN menjadi 12% pada tahun 2025 menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk dari Fraksi PKS DPRD Kalimantan Timur.

“Sumber PPN terbesar berasal dari konsumsi masyarakat dan impor bahan baku industri. Kenaikan tarif PPN ini akan melemahkan daya beli dan menekan perekonomian nasional,” ucapnya.

Sebelumnya, tarif PPN baru saja naik menjadi 11% pada April 2022, dan terbukti langsung berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Baca Juga:
  • Danrem 084/BJ Kunjungi Kodim Sidoarjo Tekankan Netralitas
  • Maknai Kemerdekaan RI Ke-78, Harun Ar Rasyid Menyuarakan Pesan Penting
  • Pesan Sejuk Gus Kautsar untuk Kota Mojokerto
  • Gubernur Kaltim Dukung Investor Bangun SPBU Swasta

“Pada 2022, porsi konsumsi rumah tangga sebagian besar digunakan untuk barang habis pakai. Dan pada 2023, tren ini masih berlanjut, bahkan muncul fenomena ‘mantab’ (makan tabungan) di kalangan masyarakat menengah,” katanya.

Survei konsumen Bank Indonesia menunjukkan bahwa rasio konsumsi kelompok dengan pengeluaran di bawah Rp 5 juta mengalami penurunan. Terutama pada kelompok pengeluaran Rp 2,1 juta – Rp 3 juta dan Rp 4,1 juta – Rp 5 juta.

Ali khawatir bahwa kenaikan ini akan mendorong inflasi dan membuat harga-harga barang/jasa semakin mahal, yang pada akhirnya akan semakin membebani daya beli masyarakat.

Artikel Terkait:
  • 97 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Imbau Warga Waspada Karhutla
  • DPC Pospera Kendari Dukung Asmawa Tosepu Kembali Jabat Pj Wali kota kendari
  • Dinas Perindustrian Kaltim Berdedikasi Majukan Sektor Koperasi Menuju IKN
  • Dua Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Samarinda

“Industri besar akan mudah menaikan harga barangnya ketika tarif PPN bahan baku industrinya meningkat, dan masyarakat ekonomi menengah ke bawahlah yang akan menanggung beban kenaikan ini,” tegas Ali.

Fraksi PKS mendesak pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan kenaikan ini dan mencari solusi alternatif untuk meningkatkan pendapatan negara tanpa membebani rakyat.

“Pemerintah perlu fokus pada pemulihan daya beli masyarakat dan menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Ali.

Jangan Lewatkan:
  • Kutim Siap Jadi Tuan Rumah Porwarda Kaltim 2026
  • Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolresta Blitar Sidak di Sejumlah Pelayanan Publik
  • Kelompok 14 KPM UNIPDU XXII 2023 Gelar Sosialisasi Sekoper, Wujudkan Program Sekolah Perempuan dan Kesetaraan Gender
  • Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa
Ali Hamdi PKS Kaltim PPN
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMemanas, Cagub dan Cawagub Kaltim alami Perubahan Drastis
Next Article Berkah Ramadhan, Purna Jamnas 96 Buka Bersama Yatim Piatu

Informasi lainnya

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026
Paling Sering Dibaca

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN

Daily Tips Udex Mundzir

Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Editorial Udex Mundzir

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi