Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan

Instruksi efisiensi anggaran belum berdampak signifikan pada realisasi belanja negara awal tahun ini.
ErickaEricka5 Mei 2025 Ekonomi
Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025
Ilustrasi Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mesin penggerak fiskal negara tersendat di awal tahun. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja pemerintah pada kuartal I 2025 mengalami kontraksi sebesar 1,38% dibanding periode yang sama tahun lalu, seiring absennya momentum pemilu dan lambatnya realisasi anggaran efisiensi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa pelemahan belanja pemerintah menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi 0,98% secara kuartalan.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat belanja pemerintah memiliki peran penting sebagai motor penggerak utama dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB).

“Jadi di tahun lalu, ada pemilu. Di tahun ini, tidak ada pemilu. Itu salah satunya yang menyebabkan belanja pemerintah terkontraksi,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (5/5/2025).

Menurutnya, realisasi efisiensi anggaran yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto belum terlihat signifikan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Ia menyebut proses administrasi dan penyesuaian anggaran yang sedang berlangsung sebagai faktor penghambat penyerapan belanja negara.

“Kalau kita lihat sebenarnya ada realokasi anggaran, tetapi dampaknya kelihatannya baru direalisasikan di kuartal II 2025 dan seterusnya,” tambah Amalia.

Kebijakan efisiensi anggaran memang telah digaungkan sejak awal tahun. Namun, realisasi konkret dari kebijakan tersebut, termasuk dampaknya terhadap proyek strategis nasional dan kegiatan pelayanan publik, masih dalam tahap transisi dan baru akan terlihat di kuartal-kuartal berikutnya.

Kontraksi belanja pemerintah ini menjadi perhatian khusus karena berisiko menekan daya dorong ekonomi nasional jika tidak segera diimbangi oleh perbaikan dalam konsumsi rumah tangga, investasi, atau ekspor.

Selain itu, ketergantungan terhadap stimulus fiskal pasca-pandemi membuat kondisi ini menjadi ujian serius bagi tim ekonomi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dampak realokasi anggaran akan mendorong efisiensi belanja sekaligus meningkatkan kualitas pengeluaran negara dalam jangka menengah. Fokus diarahkan pada penguatan belanja produktif dan percepatan proyek prioritas.

Belanja Pemerintah BPS Efisiensi Anggaran Ekonomi Indonesia 2025 Pertumbuhan PDB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Akan Bahas Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Sore Ini
Next Article DPR Ngebut Sahkan RUU PPRT, 5 Alasan Jadi Landasan

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

17 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Editorial Udex Mundzir

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

Cara Efektif Menyusun To-Do List agar Tidak Sekadar Jadi Hiasan Meja

Daily Tips Ericka

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

ASN BKN Boleh WFA 2 Hari Seminggu, Efisiensi Anggaran dan Uji Kinerja Digital

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi