Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga

Peringatan dini BMKG mengungkap potensi cuaca ekstrem di musim kemarau 2025, sejumlah wilayah Indonesia terancam kekeringan.
ErickaEricka12 April 2025 Lingkungan
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Musim kemarau tahun ini diprediksi bakal membawa panas menyengat ke sebagian besar wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa pasca berakhirnya La Nina, Indonesia akan memasuki musim kering dengan cuaca lebih ekstrem dari biasanya.

Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, kondisi iklim netral yang tengah terjadi diperkirakan akan bertahan hingga semester kedua 2025. Namun, hal ini justru memicu masuknya angin monsun Australia yang mempercepat datangnya kemarau di sejumlah wilayah seperti pesisir utara Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.

“Musim kemarau kali ini berpotensi lebih panas dan kering. Kami imbau masyarakat dan pemerintah daerah mengantisipasi dampaknya, terutama di sektor pertanian dan potensi kebakaran hutan,” ujar Dwikorita di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

Dwikorita juga menyarankan agar jadwal tanam petani disesuaikan dengan wilayah terdampak, serta penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan ditingkatkan. Di samping itu, pengelolaan air harus dioptimalkan, terutama di daerah yang diprediksi mengalami penurunan curah hujan signifikan.

Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menambahkan bahwa meskipun kondisi iklim 2025 dinyatakan netral tanpa pengaruh El Nino atau La Nina, beberapa daerah tetap akan mengalami musim kemarau lebih basah dari biasanya. Namun, secara umum kemarau diprediksi mendekati normal seperti tahun lalu.

“Karena tidak adanya dominasi iklim global, musim kemarau 2025 akan menyerupai pola tahun 2024. Tidak terlalu ekstrem seperti 2023, tapi tetap perlu waspada terhadap potensi karhutla,” jelas Ardhasena.

BMKG juga menganjurkan pemangku kepentingan di sektor kebencanaan agar menyiapkan langkah mitigasi, termasuk pengawasan daerah rawan kebakaran dan penyediaan pasokan air untuk kebutuhan dasar masyarakat.

Dengan peringatan dini ini, pemerintah daerah diharapkan segera merespons dengan kebijakan strategis untuk meminimalkan dampak musim kemarau yang mulai terjadi sejak Maret dan diprediksi memuncak pada Mei 2025.

BMKG 2025 Kebakaran Hutan Musim Kemarau Pertanian Kering Prediksi Cuaca Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOrang Kaya RI Alihkan Aset, Pasar Domestik Tertekan
Next Article Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Informasi lainnya

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Sejumlah Perusahaan Dituding Rusak KHG dan Picu Banjir

6 Desember 2025

Rafflesia Hasseltii Bermekaran, Mitos Kelangkaan Buyar

24 November 2025

Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak

19 November 2025
Paling Sering Dibaca

Demokrasi Tak Boleh Kalah Oleh Lumpur

Editorial Udex Mundzir

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Opini Alfi Salamah

S.K. Trimurti: Suara Perempuan Merdeka

Profil Alfi Salamah

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.