Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cara Mudah Mengurangi Gula dan Garam untuk Hidup Sehat

Rasakan perubahan positifnya dan nikmati hidup lebih sehat
Alfi SalamahAlfi Salamah8 Agustus 2024 Kesehatan
Hindari Mengonsumsi Banyak Gula dan Garam
Hindari Mengonsumsi Banyak Gula dan Garam (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Banyak penelitian menunjukkan konsumsi gula dan garam yang tinggi berkontribusi pada masalah kesehatan seperti obesitas dan hipertensi. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, mengurangi konsumsi gula dan garam dapat mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2 (Harvard T.H. Chan School of Public Health, 2024).

Mengurangi Gula dan Garam untuk Hidup Sehat

Mengurangi konsumsi gula dan garam adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Dengan mengganti bahan-bahan olahan dengan alternatif yang lebih sehat, kamu dapat menjalani pola makan yang lebih baik dan bugar.

Ganti Gula dengan Pemanis Alami

Mengganti gula dengan pemanis alami seperti stevia dapat menjadi langkah awal yang efektif. Stevia, pemanis alami dari tanaman Stevia rebaudiana, tidak mengandung kalori dan memiliki efek minimal pada kadar gula darah.

Menurut penelitian oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI), stevia tidak meningkatkan kadar gula darah atau insulin, menjadikannya pilihan baik untuk mengurangi konsumsi gula. Pilihan lain adalah air tebu alami yang mengandung gula alami lebih sehat dibandingkan gula putih olahan.

Air tebu memiliki nutrisi tambahan seperti zat besi, magnesium, dan kalium serta indeks glikemik lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi penderita diabetes.

Hindari Minuman Manis

Minuman manis seperti soda, jus buah kemasan, dan minuman energi adalah sumber utama gula tambahan. Mengganti minuman ini dengan air putih, teh herbal, atau infused water dapat membantu mengurangi asupan gula harian.

Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi minuman manis dapat mengurangi risiko obesitas dan diabetes tipe 2. Dengan memilih minuman yang lebih sehat, kamu dapat mengurangi asupan gula dan menjaga kesehatan tubuh.

Membaca Label Makanan

Membaca label nutrisi pada produk makanan dan minuman sangat penting untuk memahami kandungan gula tersembunyi. Gula sering kali tersembunyi di bawah berbagai nama seperti sukrosa, fruktosa, atau sirup jagung.

Baca Juga:
  • Dokter Wayan Pemilik Rumah Sampah di Karawang Tetap Melayani Pasien
  • Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus
  • Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri
  • Sehat Mental di Tengah Serbuan Digital

Memahami label ini akan membantu kamu membuat pilihan yang lebih sehat. Menurut American Heart Association, wanita sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 25 gram (6 sendok teh) gula tambahan per hari, dan pria tidak lebih dari 36 gram (9 sendok teh) per hari.

Kurangi Garam secara Bertahap

Mengurangi garam dalam masakan dapat memulai dengan langkah kecil. Tubuh kita akan menyesuaikan diri dengan perubahan ini dan keinginan untuk rasa asin yang kuat akan berkurang seiring waktu.

Rekomendasi dari WHO menyarankan untuk membatasi asupan garam tidak lebih dari 5 gram (sekitar satu sendok teh) per hari. Dengan mengurangi garam secara bertahap, kamu dapat menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko hipertensi.

Gunakan Rempah-Rempah

Gantikan garam dengan rempah-rempah dan herba seperti bawang putih, bawang merah, lada hitam, oregano, basil, dan thyme. Rempah-rempah ini tidak hanya menambah rasa pada masakan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan tambahan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rempah-rempah tertentu memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Hindari Makanan Olahan Dalam Kemasan

Makanan olahan dalam kemasan seringkali mengandung garam tinggi. Mengurangi konsumsi makanan olahan dan memilih makanan segar seperti buah, sayur, dan daging tanpa bumbu dapat membantu mengurangi asupan garam.

Makanan olahan menyumbang sekitar 75% dari total asupan garam dalam diet rata-rata orang Amerika, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Dengan memilih makanan segar, kamu dapat mengontrol jumlah garam yang masuk ke dalam tubuh.

Artikel Terkait:
  • Burnout Diam-Diam di Anak Muda
  • Komisi IX DPR Desak BPOM dan Aparat Tindak Vape Zombie
  • BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan
  • Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Buat Salad yang Lebih Sehat

Membuat salad yang terdiri dari campuran buah dan sayur adalah cara lain untuk mengurangi gula dan garam. Untuk mengurangi ketergantungan pada saus salad yang tinggi gula dan garam, cobalah menggunakan saus yang lebih sehat seperti minyak zaitun dan jus lemon.

Kamu bisa mengurangi penggunaan mayones secara bertahap hingga akhirnya hanya menggunakan sedikit kecap asin Jepang atau bahkan tidak menggunakan saus sama sekali.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayur yang tinggi dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker (Harvard T.H. Chan School of Public Health, 2024).

Pengaruh Terhadap Kesehatan

Mengurangi gula dan garam tidak hanya membantu menjaga berat badan yang sehat, tapi dapat mengurangi rasa pegal dan kantuk di siang hari.

Pola makan yang sehat dan seimbang memberikan energi yang stabil sepanjang hari. Studi menunjukkan bahwa diet rendah garam dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (National Heart, Lung, and Blood Institute, 2024).

Jalani Gaya Hidup Sehat

Mengurangi konsumsi gula dan garam adalah langkah penting untuk menjalani gaya hidup sehat. Dengan perubahan sederhana dalam pola makan, kamu bisa merasakan tubuh yang lebih bugar dan sehat.

Jangan Lewatkan:
  • Jalan Kaki Sehat, Tubuh jadi Kuat
  • Daun Kemangi Lebih dari Sekedar Pelengkap Hidangan
  • Sehat dengan Konsumsi Buah-buahan, Inilah Kunci Hidup Lebih Berkualitas
  • Kemenkes Imbau Waspada Covid-19 Meski Kasus di Indonesia Turun

Mengurangi gula dan garam dapat membawa dampak besar bagi kesehatan, membuat hidup lebih bugar dan menyenangkan.

Mulailah langkah kecil untuk mengurangi gula dan garam dalam pola makanmu hari ini. Rasakan perubahan positifnya dan nikmati hidup lebih sehat.

Harvard T.H. Chan School of Public Health Tips Hindari Diabetes Tips Sehat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTips Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas Sehari-hari
Next Article PP Nomor 28 Tahun 2024, Fitri Maisyaroh: Berpotensi Merusak Moral dan Berdampak Negatif terhadap Pendidikan

Informasi lainnya

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

11 Juli 2026

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

22 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Benarkah Apel dan Wortel Paling Tinggi Kandungan Mikroplastiknya?

19 April 2026

Rahasia Lari, Kunci Hidup Lebih Panjang dan Sehat

12 April 2026

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Food Alfi Salamah

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Dalam Diam, Tumbuh Arah

Profil Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi