Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Demo Indonesia Gelap, Gerindra Sebut Masyarakat Wajar Kaget

Muzani nilai program Prabowo baru tahap awal, pemerintah terbuka terhadap kritik mahasiswa.
SilvaSilva19 Februari 2025 Politik
Demo Indonesia Gelap Protes Program Prabowo
Demo Indonesia Gelap Protes Program Prabowo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gejolak suara mahasiswa menggema di jalanan ibu kota. Aksi demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang menyoroti kebijakan pemerintah memicu reaksi dari Partai Gerindra. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menilai reaksi masyarakat atas program pemerintahan Prabowo Subianto adalah hal wajar, terutama karena kebijakan yang dijalankan masih dalam tahap awal.

“Kebijakan yang dijalankan Pak Prabowo ini baru tahap awal. Jadi wajar kalau masyarakat kaget. Bahkan, di internal pemerintahan sendiri juga sempat mengalami kekagetan,” ujar Muzani di Jakarta, Rabu (19/02/2025).

Muzani menjelaskan, masyarakat dan birokrasi yang terbiasa dengan pola lama kini dihadapkan dengan upaya efisiensi dan pengetatan anggaran. Langkah-langkah ini disebutnya memang berbeda dan mengagetkan, sehingga muncul respons keras, termasuk aksi protes dari mahasiswa.

Demo ‘Indonesia Gelap’ yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah belakangan ini menuntut 13 poin kebijakan pemerintah, di antaranya terkait transparansi anggaran, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta keberlanjutan bantuan pendidikan.

“Kita harus pahami bahwa reaksi ini bagian dari demokrasi. Pemerintah akan mendengar suara masyarakat dan mahasiswa,” tambah Muzani.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa unjuk rasa merupakan hak demokrasi, namun masyarakat diminta cermat dalam menyikapi informasi terkait kebijakan pemerintah.

“Menyampaikan pendapat itu sah dan wajar dalam negara demokrasi. Tapi, masyarakat juga harus memahami informasi dengan baik. Misalnya soal efisiensi anggaran, itu tidak berdampak pada pendidikan, UKT, atau pemecatan tenaga honorer,” ujar Prasetyo di Jakarta, Selasa (18/02/2025).

Prasetyo mengutip pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang memastikan program seperti KIP Kuliah, beasiswa, dan LPDP tetap berjalan meskipun ada kebijakan penghematan.

Menurutnya, efisiensi anggaran ditujukan untuk memangkas kegiatan seremonial seperti seminar dan Focus Group Discussion (FGD) yang selama ini dianggap kurang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Rakyat butuh aksi nyata, bukan acara seremonial yang menghabiskan anggaran,” tegas Prasetyo.

Pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru berjalan empat bulan ini terus menjadi sorotan publik. Program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian luas, sementara langkah efisiensi anggaran juga menuai pro dan kontra.

Muzani berharap, seiring waktu, masyarakat akan semakin memahami arah kebijakan pemerintah. Dia memastikan bahwa pemerintahan Prabowo tetap mengutamakan kesejahteraan rakyat dalam setiap keputusan.

“Dalam proses perubahan pasti ada goncangan. Tapi kami yakin, dengan komunikasi yang baik, semua bisa dipahami bersama,” pungkasnya.

Gelombang aksi mahasiswa diprediksi belum surut, seiring dengan pengawasan ketat terhadap program-program pemerintah. Sementara itu, pemerintah berjanji untuk tetap membuka ruang dialog demi meredam kegelisahan publik.

Demo Indonesia Gelap Efisiensi Anggaran Gerindra Prabowo Program Makan Bergizi Gratis Protes Mahasiswa Prabowo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSavoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung
Next Article Isu Reshuffle Kabinet, DPR Harap Mendikti Baru Ikuti Visi Prabowo

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Jenis-Jenis Bunga, Mengungkap Keindahan dan Pesan di Baliknya

Opini Alfi Salamah

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa

Perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat

Kroscek Alfi Salamah

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi