Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Demonstrasi Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Padati DPR

Massa aksi membanjiri Gedung DPR, menolak revisi UU TNI yang dianggap mengancam demokrasi.
ErickaEricka20 Maret 2025 Politik
Demonstrasi tolak revisi UU TNI 2025
Demonstrasi tolak revisi UU TNI 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil berkumpul di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/3/2025) untuk menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan.

Para demonstran menganggap revisi ini sebagai bentuk kemunduran demokrasi dan mengkhawatirkan kembalinya dwifungsi TNI. Beberapa spanduk bertuliskan “Kembalikan TNI ke Barak” dan “Masih saja mau ambil double job” terbentang di tengah lautan massa.

Dari atas mobil komando, koordinator aksi menegaskan bahwa revisi UU ini memberikan celah bagi TNI untuk kembali masuk ke ranah sipil, sesuatu yang bertentangan dengan semangat reformasi 1998.

Di sisi lain, ada kelompok demonstran yang justru datang untuk mendukung revisi UU TNI. Dengan membawa lebih dari lima bus, mereka menyerukan agar DPR segera menyelesaikan revisi UU ini demi kepentingan NKRI. Namun, jumlah mereka kalah jauh dibandingkan massa yang menolak.

Sementara itu, sidang paripurna DPR yang dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani telah mengesahkan revisi UU TNI.

“Apakah dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” tanya Puan, yang kemudian dijawab dengan seruan “Setuju” oleh mayoritas anggota dewan sebelum palu diketok.

Untuk mengamankan aksi, sebanyak 5.021 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait dikerahkan. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan bahwa pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis.

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional guna mengantisipasi kepadatan di sekitar Gedung DPR.

Aksi unjuk rasa ini masih berlangsung, dan demonstran berjanji akan terus mengawal proses implementasi revisi UU TNI yang kini telah resmi berlaku.

Aksi Mahasiswa Demonstrasi DPR Politik Indonesia Revisi UU TNI Tolak Dwifungsi TNI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMushaf Nusantara Raih Rekor MURI dengan 106 Motif Corak
Next Article Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Informasi lainnya

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

31 Januari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025
Paling Sering Dibaca

Investasi Milenial Kini dan Masa Depan

Opini Alfi Salamah

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

dr. Dara Ayu: Dari Madrasah Aliyah ke Fakultas Kedokteran

Profil Ericka

Tips Temukan Passion dan Bakat ala Remaja Masa Kini

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.