Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diperiksa KPK, Nadiem Tak Jawab soal Investasi Google

Nadiem Makarim tidak menjawab pertanyaan awak media usai diperiksa dalam penyelidikan kasus korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Hukum
mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung selama lebih dari sembilan jam pada Kamis (7/8/2025). Pemeriksaan ini dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan layanan Google Cloud oleh Kemendikbudristek yang dilaksanakan selama masa jabatannya.

Nadiem tiba di Gedung Merah Putih KPK pukul 09.17 WIB dan baru meninggalkan lokasi pukul 18.43 WIB. Kepada media, ia menyatakan bahwa pemeriksaan berjalan lancar dan ia telah memberikan keterangan yang diminta oleh penyidik. Namun, saat diminta menjawab soal dugaan keterkaitan antara investasi Google di GoTo dan proyek pengadaan Google Cloud di kementerian yang dipimpinnya, ia memilih tidak berkomentar.

“Alhamdulillah lancar saya bisa berikan keterangan dan saya ingin berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KPK juga telah berikan kesempatan untuk melakukan keterangan,” ujar Nadiem kepada awak media.

Setelah memberikan pernyataan singkat, Nadiem langsung berpamitan dan menyatakan ingin segera kembali ke keluarganya. Ia tidak menjawab pertanyaan lanjutan dari media mengenai isu keterlibatan GoTo atau potensi konflik kepentingan dalam pengadaan berbasis produk Google.

Pemeriksaan ini bukan yang pertama bagi Nadiem dalam kasus proyek digitalisasi pendidikan. Sebelumnya, ia juga telah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung dalam perkara pengadaan laptop Chromebook untuk sekolah yang juga menggunakan sistem operasi Google ChromeOS. Kejaksaan telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut.

KPK diketahui sedang menyelidiki skema penyewaan layanan Google Cloud senilai Rp400 miliar per tahun yang diduga berlangsung selama tiga tahun. Lembaga antirasuah tersebut juga menelusuri adanya markup harga dan kemungkinan kebocoran data sebagai bagian dari dampak pengadaan ini.

Dalam dokumen penyidikan sebelumnya, disebut bahwa Nadiem bersama sejumlah pejabat Kemendikbudristek membentuk grup kerja sejak Agustus 2019 untuk merancang program digitalisasi pendidikan. Mereka juga dilaporkan berkomunikasi dengan pihak Google dan menyepakati model co-investment untuk pelaksanaan pengadaan.

Penyidikan KPK kini diperluas ke aspek keterkaitan antara proyek pemerintah dengan kepentingan bisnis, mengingat Nadiem merupakan pendiri Gojek yang kemudian menjadi bagian dari GoTo, grup teknologi yang pernah menerima investasi dari Google.

KPK menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka baru dalam kasus ini.

Digitalisasi Pendidikan Kasus Google Cloud Korupsi Pengadaan KPK Nadiem Makarim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus
Next Article KPK Libatkan Kejagung Selidiki Kasus Digitalisasi Nadiem

Informasi lainnya

Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

1 April 2026

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

3 Februari 2026

Mahmud Marhaba: Penetapan Tersangka Wartawan Babel Langgar UU Pers

30 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

11 Januari 2026

Penyidikan Hampir Rampung, Dua Nama Kunci Kasus Kuota Haji

29 Desember 2025

Pukat UGM Kritik KPK Hentikan Kasus Tambang Rp2,7 T

28 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Bank Mandiri Berkolaborasi Ciptakan Smart Financing untuk UKM

Bisnis Alfi Salamah

Kemenag Pantau Hilal di 125 Lokasi, Puasa Bisa Dimulai 1 Maret

Islami Assyifa

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Efek Minum Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi