Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

DPRD Kutim Ajak Pemuda Hidupkan Kembali Semangat Bertani

Semangat bertani generasi muda mulai padam, kini perlu dinyalakan kembali demi masa depan pangan Kutai Timur.
Alfi SalamahAlfi Salamah13 November 2025 Daerah
Jimmi
Jimmi, Ketua DPRD Kutim (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sangatta – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin minimnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian. Dalam pandangannya, hilangnya semangat menanam padi di kalangan masyarakat merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan daerah.

Menurut Jimmi, sektor pertanian seharusnya menjadi tumpuan utama dalam menjaga ketersediaan pangan lokal. Namun, perubahan pola pikir dan gaya hidup membuat anak muda saat ini lebih memilih pekerjaan di sektor lain yang dianggap lebih modern dan menjanjikan.

“Anak-anak muda harus terjun ke dunia pertanian. Saat ini keinginan masyarakat untuk menanam padi mulai hilang. Ini menjadi perhatian serius kami,” ujar Jimmi.

Baca Juga:
  • Evaluasi Lomba Gotong Royong Kaltim: Mengukir Kebersamaan Desa
  • PT Awal Jaya Persada Reinkarnasi PT Pribumi Rimba Tenggara, Akan Diadukan Ke Kejagung Dan Mabes Polri
  • Hari Santri 2025, Ketua DPRD Kutim Ajak Teladani Akhlak Rasul
  • Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

Jimmi menilai, lonjakan harga beras dalam beberapa waktu terakhir seharusnya menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kesadaran akan pentingnya produksi pangan mandiri. Ia menekankan bahwa ketergantungan Kutim terhadap pasokan dari luar daerah, seperti Sulawesi dan Jawa, membuat harga beras sulit dikendalikan.

“Kita sekarang masih terlalu bergantung pada pasokan beras dari Sulawesi dan Jawa. Kalau terus seperti ini, kita akan kesulitan menekan harga dan memenuhi kebutuhan sendiri,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, DPRD Kutim berkomitmen mendorong berbagai program untuk menghidupkan kembali sektor pertanian, terutama dengan melibatkan generasi muda. Jimmi menyarankan adanya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan tinggi, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pertanian yang lebih menarik dan inovatif.

Artikel Terkait:
  • Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Kapal Penangkap Ikan Senilai Rp13,5 Miliar
  • WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK
  • Permohonan Maaf Isran Atas Tingkat Kemiskinan Kaltim Masih Diangka 6,3 Persen
  • Tarif Transportasi Umum Jakarta Hanya Rp80 pada 17 Agustus

“Kalau anak muda mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan, bukan pekerjaan yang ketinggalan zaman, maka kita bisa harapkan masa depan pangan Kutim yang lebih mandiri,” tutupnya.

Pernyataan Jimmi ini menjadi seruan penting bagi para pemangku kepentingan di Kutai Timur untuk segera mengambil tindakan nyata. Selain menjawab tantangan ketahanan pangan, keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian juga diyakini mampu membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi daerah.

Jangan Lewatkan:
  • Gus Barra Kunjungi Korban Kecelakaan Tangki Seruduk Penonton Karnaval Pacet
  • Polres Penajam Paser Utara Pimpin Kerja Bakti Bersama Warga untuk Kebersihan Lingkungan
  • Kaltim Dorong Swasembada Pangan, Petani Milenial Jadi Ujung Tombak
  • Layanan Legalisasi Apostille, Langkah Terbaru Ditjen AHU
DPRD Kutim Jimmi Pemuda Bertani Semangat Bertani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenguji Gelar Pahlawan Soeharto
Next Article DPRD Kutim Desak Efisiensi Anggaran, Peringatkan Potensi Sanksi

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir

Ribuan Jamaah Haji Terjangkit ISPA, KKHI Mendorong Kepatuhan Prokes

Islami Alfi Salamah

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi