Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gas Air Mata Mengenai Siswa Sekolah, Alek PKS Minta Polri Tanggung Jawab dan Evaluasi Aparat

Alwi AhmadAlwi Ahmad10 September 2023 Nasional
Netty Prasetiyani, Anggota DPR RI Fraksi PKS
Netty Prasetiyani, Anggota DPR RI Fraksi PKS
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Batam – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani mendesak Kapolri untuk bertanggung jawab atas manajemen penggunaan gas air mata yang mengenai siswa sekolah saat mengamankan unjuk rasa warga di Pulau Rempang, Batam. Kejadian ini mengundang perhatian nasional dan memunculkan keprihatinan terhadap tindakan aparat keamanan.

“Kapolri harus bertanggung jawab dan tegas mengevaluasi manajemen penggunaan gas air mata oleh aparat dalam menangani unjuk rasa. Apakah SOP penggunaannya tidak mempertimbangkan keberadaan anak-anak dan lingkungan sekolah? Kenapa aparat bisa sembrono begitu hingga asapnya mengenai siswa-siswa sekolah,” ungkap Netty Prasetiyani, Jum’at (8/9/2023).

Video yang beredar di media sosial menggambarkan sebuah sekolah yang dipenuhi asap gas air mata, dengan siswa-siswa yang menangis ketakutan akibat bentrokan antara warga dan aparat pada Kamis, 7 September 2023, di Pulau Rempang, Batam.

“Tidak hanya itu, bahkan belasan murid SMP Negeri 22 Tanjung Kertang, Rempang, pingsan dan lemas terkena gas air mata yang ditembakkan kepolisian saat bentrokan,” terangnya.

Dalam konteks kesehatan, penggunaan gas air mata pada anak dapat berdampak serius. Netty mengutip penjelasan ahli kesehatan yang menyebutkan bahwa dampak gas udara mata termasuk iritasi kimia pada mata, sulit membuka mata, nyeri superfisial, reaksi alergi dermatitis kontak pada mata, dan pandangan kabur.

PSN Jangan Rugikan Masyarakat

Selain permasalahan penggunaan gas air mata, Netty juga mengingatkan pemerintah agar proses pembangunan proyek strategis nasional tidak merugikan masyarakat.

“Strategi proyek harus memberi dampak pada kesejahteraan rakyat. sampai pembangunannya justru mengorbankan masyarakat, lembaga pendidikan, dan anak-anak di Batam. Generasi masa depan bangsa yang sehat dan berpendidikan jauh lebih penting dari proyek tersebut,” tandasnya.

Tanggapan Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengakui bahwa kepolisian telah menggunakan gas air mata dalam upaya penertiban. Namun, dia menegaskan bahwa kabar tentang siswa yang pingsan dan bayi yang meninggal adalah tidak benar. Menurutnya, yang sebenarnya terjadi adalah gangguan penglihatan sementara akibat semprotan gas air mata dan efek angin.

“Jadi itu tidak benar ada siswa pingsan. Kemudian ada info bayi meninggal tidak benar, kita sudah lakukan pengecekan itu tidak benar, yang ada tindakan aparat kepolisian dengan menyemprotkan gas air mata, ketiup angin sehingga terjadi gangguan penglihatan untuk sementara,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Bareskrim, Jumat (8/9/2023).

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWarga Asli dan Nelayan di Pulau Rempang Terancam Digusur
Next Article Melihat Keseruan Barista Innovation Challenge 2023 di Mercure Samarinda

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bahlil Memang Tidak Punya Urat Malu

Editorial Udex Mundzir

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Islami Alfi Salamah

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi