Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gerindra: Kenaikan PPN 12 Persen Terkait Kebijakan PDIP di UU HPP

Gerindra menyebut kebijakan PPN 12 persen sudah diusulkan dalam UU HPP era pemerintahan Jokowi.
AssyifaAssyifa22 Desember 2024 Politik
Kenaikan PPN 12 persen
Gerindra menyatakan bahwa usulan kenaikan PPN menjadi 12 persen berasal dari PDIP.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang akan berlaku Januari 2025 kembali menuai sorotan. Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Novita Wijayanti, menyatakan kebijakan ini merupakan implementasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang disahkan pada 2021, saat pemerintahan Jokowi yang didukung PDIP.

“Usulan ini adalah bagian dari kebijakan yang telah disepakati melalui UU HPP pada 2021, yang diinisiasi oleh PDI Perjuangan,” kata Novita dalam keterangan resminya, Minggu (22/12/2024).

Novita juga meminta para pemangku kepentingan untuk tidak bersandiwara demi simpati publik. Ia mengkritik PDIP yang kini seolah menolak kenaikan PPN, padahal kebijakan tersebut merupakan kesepakatan bersama.

“Mari kita jujur dalam diskusi ini. Fokus kita adalah meringankan beban rakyat dan menjaga ekonomi,” tambah Novita, legislator dari Dapil Jawa Tengah VIII.

Baca Juga:
  • Elektabilitas Rudy-Seno Meroket ke 54,2 Persen
  • PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi
  • Ridwan Kamil Siap Gugat Hasil Pilgub DKI ke MK, Mungkinkah Berubah?
  • Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

Senada dengan itu, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Gerindra, Wihadi Wiyanto, juga menegaskan bahwa kenaikan PPN merupakan amanat UU HPP yang disahkan pada 2021. Panitia kerja pembahasan kebijakan ini bahkan dipimpin langsung oleh Fraksi PDIP.

“Ini adalah keputusan yang sudah dibuat. Sekarang justru PDIP meminta penundaan, yang terkesan menyudutkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Wihadi.

Menurut Wihadi, pemerintah Prabowo telah mempertimbangkan dampak kenaikan PPN dengan menerapkan kebijakan tersebut hanya pada barang-barang mewah untuk melindungi masyarakat menengah ke bawah.

Artikel Terkait:
  • Izin PT Gag Nikel Batal Dicabut, Eks Pejabat ESDM Duduki Kursi Komisaris
  • Pramono Anung dan Rano Karno Menang Pilkada Jakarta 2024
  • Prabowo Janji Bahas RUU Perampasan Aset dan Ketenagakerjaan
  • Guru Besar Unhan Gugat UU TNI ke Mahkamah Konstitusi

“Pak Prabowo memastikan daya beli masyarakat menengah bawah tetap terjaga, dan tidak memicu gejolak ekonomi,” tegas Wihadi.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai langkah pemerintah tetap perlu dikaji lebih lanjut untuk memastikan kenaikan PPN tidak membebani masyarakat secara keseluruhan.

Jangan Lewatkan:
  • Pemerintah Bentuk Timsus Razia Pesantren Ilegal di Jawa Barat
  • Rudy-Seno Dilantik, Kaltim Resmi Miliki Pemimpin Baru
  • Pengasuh Pesantren Pramuka Khalifa Ikut Sukseskan Pilkada 2024
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran Menurun, Menhub Apresiasi Peran Polri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Terbitkan Perpres tentang DPN, Berikut Tugas dan Fungsinya
Next Article Erdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Daily Tips Alfi Salamah

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

Gizi di Meja, Konglomerat di Pintu

Editorial Udex Mundzir

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi