Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Pangkas Kunjungan ke Luar Negeri, Fokus pada Urusan Haji

Kementerian Agama menghapus perjalanan dinas luar negeri kecuali untuk keperluan haji, sebagai bagian dari kebijakan efisiensi yang dicanangkan pemerintah.
SilvaSilva2 Februari 2025 Info Haji
Wakil Menteri Agama, HR Muhammad Syafi’i
Wakil Menteri Agama, HR Muhammad Syafi’i, kunjungan luar negeri selain urusan haji dihilangkan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengambil langkah tegas dalam mengurangi perjalanan dinas luar negeri dengan menghapus semua kunjungan yang tidak berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji. Kebijakan ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kementerian untuk mengurangi perjalanan dinas guna meningkatkan efisiensi anggaran.

“Untuk kunjungan luar negeri selain urusan haji harus kita hilangkan dulu,” ujar Wakil Menteri Agama (Wamenag) HR Muhammad Syafi’i, Sabtu (01/02/2025).

Selain membatasi perjalanan dinas, Kemenag juga menerapkan berbagai langkah penghematan lain. Salah satunya adalah pembatasan penggunaan listrik dan air di kantor Kemenag serta rumah dinas pejabat, yang kini hanya diperbolehkan beroperasi pada jam kerja pukul 07.30 hingga 16.00 waktu setempat.

“Penggunaan listrik dan air di luar jam kerja tidak diperkenankan, kecuali untuk kepentingan mendesak,” tambah Syafi’i.

Kemenag juga akan mengurangi pertemuan tatap muka dan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital melalui rapat daring. Dengan langkah ini, diharapkan efisiensi anggaran dapat ditingkatkan tanpa mengurangi produktivitas kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti pelaksanaan haji dan sertifikasi guru, tetap menjadi prioritas utama,” jelas Syafi’i.

Kebijakan pengurangan perjalanan dinas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kementerian dan lembaga untuk lebih fokus pada penyelesaian masalah di dalam negeri.

Presiden menilai bahwa studi banding ke luar negeri tidak selalu diperlukan, terutama jika masalah yang dihadapi sudah cukup jelas dan dapat diselesaikan dengan sumber daya dalam negeri.

“Dalam banyak kasus, solusi yang dibutuhkan bisa ditemukan di dalam negeri tanpa harus melakukan studi banding ke luar negeri yang berlebihan,” tegas Prabowo dalam rapat kabinet sebelumnya.

Sementara itu, kebijakan efisiensi ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk pengamat kebijakan publik.

“Pemerintah memang harus fokus pada efisiensi anggaran agar dana dapat dialokasikan ke program-program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Dr. Rina Puspitasari, pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia.

Namun, beberapa kalangan menilai bahwa kebijakan ini perlu tetap mempertimbangkan fleksibilitas dalam situasi tertentu, terutama dalam kerja sama internasional di bidang keagamaan dan pendidikan.

Dengan berbagai kebijakan penghematan yang diterapkan, Kemenag berkomitmen untuk tetap menjalankan tugasnya secara optimal, khususnya dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar dan program-program keagamaan lainnya tetap berjalan dengan baik.

Efisiensi Anggaran Haji Kebijakan Pemerintah Kemenag Perjalanan Dinas
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRina Sa’adah: Dapur MBG Harus Libatkan UMKM Lokal
Next Article Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Informasi lainnya

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal

9 Maret 2026

Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda

9 Maret 2026

Kemenag Rilis Panduan Takbiran di Bali Saat Nyepi

9 Maret 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!

Editorial Udex Mundzir

Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 

Argumen Alwi Ahmad

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho

Vitamin Syukur

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi