Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemensos Cairkan Bansos Penebalan untuk Bulan Juni dan Juli

Pemerintah tambah bantuan sembako Rp200 ribu per bulan bagi 18,3 juta KPM untuk menjaga daya beli.
ErickaEricka11 Juni 2025 Ekonomi
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melakukan konferensi pers terkait pencairan bansos penebalan
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melakukan konferensi pers terkait pencairan bansos penebalan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mencairkan bantuan sosial (bansos) penebalan sembako sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional. Bansos tambahan ini menyasar sekitar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan akan diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan selama dua bulan berturut-turut, yaitu Juni dan Juli 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pencairan bansos penebalan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. Penebalan bansos ini merupakan tambahan dari bantuan reguler yang sudah diterima oleh para KPM setiap bulannya.

“Kami luncurkan juga pada Juni ini penebalan bansos, tambahan untuk mereka yang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp200 ribu,” ujar Saifullah dalam konferensi pers di kantor Kemensos Salemba, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa total tambahan bantuan yang diterima oleh setiap KPM dalam periode dua bulan ini akan mencapai Rp400 ribu. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan pangan sehari-hari dan memberikan bantalan ekonomi bagi kelompok masyarakat rentan.

Selain itu, Saifullah menyebutkan bahwa proses penyaluran bansos sembako triwulan II tahun 2025 juga masih berlangsung. Hingga saat ini, distribusi telah mencapai sekitar 95,5 persen dari target 18.277.083 KPM untuk sembako, dan 10 juta KPM untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

Namun, terdapat sekitar 805 ribu KPM yang saat ini masih dalam proses pembukaan rekening kolektif untuk bisa menerima bansos tersebut. Dari jumlah tersebut, 654 ribu merupakan penerima manfaat dari program PKH.

Guna memastikan ketepatan sasaran, Kemensos juga membuka ruang partisipasi publik melalui fitur “usul-sanggah” di aplikasi Cek Bansos. Mekanisme ini memungkinkan masyarakat untuk mengajukan koreksi data, baik untuk diri sendiri maupun warga lainnya yang dinilai lebih layak menerima bantuan.

“Ini bentuk pemerintah membuka partisipasi publik untuk ikut membuat bansos ini tepat sasaran. Jadi kita ada jalur formal, tetapi kita juga ada jalur cek bansos,” tutur Saifullah.

Pemerintah juga akan terus melakukan pemutakhiran data penerima bansos secara berkala setiap tiga bulan, guna memastikan validitas dan keakuratan sasaran penerima bantuan sosial.

Dengan pencairan bansos penebalan ini, diharapkan masyarakat dapat mempertahankan daya beli mereka di tengah ketidakpastian ekonomi dan mendorong roda perekonomian nasional agar tetap bergerak.

Bansos Penebalan Bantuan Pangan Non Tunai Daya beli masyarakat Kemensos Stimulus Ekonomi 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Resmikan Kampus Unhan, Ditemani SBY dan Menhan Sjafrie
Next Article Kemendagri Tegaskan Empat Pulau Jadi Wilayah Sumut Berdasarkan Verifikasi

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Islami Alfi Salamah

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Fitur Baru BRImo Mudahkan Transfer Uang ke Luar Negeri

Bisnis Ericka

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.