Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kementerian Investasi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 8% pada 2027

SilvaSilva18 November 2024 Ekonomi
Edy Junaedi, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi
Edy Junaedi, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8% pada 2027. Proyeksi tersebut dipaparkan oleh Kementerian Investasi dengan asumsi pencapaian target investasi yang cukup tinggi dalam lima tahun ke depan. Target ini dinilai realistis namun penuh tantangan, mengingat butuh pertumbuhan investasi yang signifikan setiap tahunnya.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi, Edy Junaedi, menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi 8% ini sangat bergantung pada realisasi investasi yang diproyeksikan mencapai Rp 2.684 triliun di 2027.

Proyeksi tersebut dihasilkan dari simulasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Pertumbuhan ekonomi mencapai 8% akan berlangsung bertahap dan baru bisa dicapai pada 2027,” ujar Edy dalam dialog di Jakarta, Senin (18/11/2024).

Menurutnya, untuk memenuhi target tersebut, Indonesia membutuhkan rata-rata pertumbuhan investasi sebesar 17,43% pada periode 2025 hingga 2027.

Pemerintah juga menetapkan target investasi sebesar Rp 1.650 triliun pada 2024 dan meningkat menjadi Rp 1.906 triliun di tahun berikutnya. Dengan total akumulasi investasi mencapai Rp 13.528 triliun pada 2025-2029, sektor hilirisasi, terutama di sektor minerba, akan menjadi penggerak utama.

Sekitar 60% dari peta jalan komoditas hilirisasi melibatkan industri pertambangan yang padat karya, dengan potensi investasi mencapai US$ 816 miliar hingga 2040.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga optimistis target pertumbuhan ekonomi ini dapat tercapai. Ia berpendapat bahwa Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 7,3% pada 1986-1997, bahkan mencapai puncaknya sebesar 8,2% pada 1995.

“Ini bukan hal yang mustahil, Indonesia pernah mencatat pertumbuhan di kisaran ini. Namun, perlu belajar dari kebijakan masa lalu dan menyesuaikannya dengan kondisi saat ini,” tutur Airlangga di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), Rabu (30/10/2024).

Pemerintah kini berupaya memperkuat sumber-sumber pertumbuhan baru, mendiversifikasi sektor ekonomi, serta meningkatkan adaptasi teknologi untuk mendorong inovasi.

Langkah pemerintah juga mencakup penciptaan lapangan kerja dengan proyeksi serapan tenaga kerja sebanyak 3,4 juta orang selama periode 2025-2029, atau sekitar 680.000 tenaga kerja per tahun. Target tersebut diharapkan dapat membantu Indonesia masuk ke kelompok negara berpendapatan tinggi.

Ady Junaedi Airlangga Hartarto Kementerian Investasi Pertumbuhan Ekonomi Peta Jalan Hilirisasi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKutim Luncurkan Program APRESIASI untuk Cegah Stunting
Next Article BTPN Resmi Ganti Logo, Kini Beridentitas PT Bank SMBC Indonesia

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Efek Minum Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Daily Tips Ericka

Menyingkap Tabir di Balik ‘Penyalahgunaan Wewenang’

Editorial Udex Mundzir

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Kisah Keluarga Imran, Inilah Perempuan Terpilih dan Mulia yang Harus Diketahui!

Islami Alfi Salamah

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.