Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900

IHSG diprediksi melanjutkan rebound setelah kabar gencatan senjata Iran-Israel.
ErickaEricka25 Juni 2025 Ekonomi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan Rabu (25/6/2025) seiring dengan meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah. Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa gencatan senjata antara Iran dan Israel yang difasilitasi oleh Amerika Serikat menjadi katalis utama pergerakan positif pasar hari ini.

Ratna menilai bahwa IHSG kemungkinan besar melanjutkan tren rebound ke kisaran level 6.880 hingga 6.900, setelah beberapa hari terakhir menunjukkan sinyal pemulihan. “Meskipun masih ada ketidakpastian mengenai kesepakatan jangka panjang antara Iran dan Israel, pasar menyambut baik langkah diplomasi yang ditempuh,” ujar Ratna.

Perdamaian sementara ini diumumkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyatakan kedua negara sepakat menghentikan serangan militer dan membuka ruang negosiasi. Kondisi ini turut memicu stabilisasi harga minyak dunia yang sempat melonjak tinggi karena konflik tersebut.

Kondisi global lainnya yang turut diperhatikan pelaku pasar adalah kebijakan moneter The Fed. Dalam testimoni di hadapan Kongres AS, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pihaknya masih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait penurunan suku bunga, seraya menantikan dampak dari kebijakan tarif impor terbaru terhadap ekonomi domestik AS.

Pasar juga akan menyoroti pidato beberapa pejabat The Fed yang dijadwalkan berlangsung hari ini, dengan harapan bisa memberikan arah lebih jelas terhadap kebijakan moneter ke depan.

Dari kawasan Eropa, data Ifo Business Climate Jerman untuk Juni 2025 menunjukkan peningkatan dari 87,5 menjadi 88,4, mencerminkan perbaikan optimisme pelaku usaha di negara tersebut. Sementara itu, pasar saham Eropa turut menguat pada perdagangan Selasa (24/6/2025), dengan indeks Stoxx Europe 600 naik 1,2 persen, DAX Jerman menguat 1,6 persen, dan CAC 40 Prancis serta FTSE 100 Inggris juga bergerak positif.

Di Wall Street, seluruh indeks utama juga ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average naik 1,19 persen ke 43.089,02, S&P 500 menguat 1,11 persen menjadi 6.092,18, dan Nasdaq Composite melesat 1,43 persen ke 19.912,5. Penguatan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap stabilitas global yang mulai terjaga.

Situasi ini secara keseluruhan mendukung sentimen positif bagi pasar saham Indonesia, terutama di tengah konsolidasi dan pemulihan ekonomi domestik yang sedang berlangsung. Jika tren ini berlanjut, maka IHSG diperkirakan mampu bergerak stabil dan menjajaki penguatan lanjutan dalam beberapa hari ke depan.

Gencatan Senjata Iran Israel IHSG Pasar Saham Indonesia Sentimen Global The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDaya Saing Indonesia Merosot 13 Peringkat, Efisiensi Pemerintah Jadi Sorotan
Next Article Pemerintah Bentuk Timsus Razia Pesantren Ilegal di Jawa Barat

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

7 Kunci Sukses ala Bill Gates yang Bisa Kamu Terapkan

Bisnis Ericka

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Wartawan Garda Terdepan Bela Negara di Era Informasi

Daily Tips Assyifa

Hindari Jebakan Kehidupan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.